lovebug
mucha + didit
271 words
based on @semestakatarsis‘s drabble
"heh. cowok rambut milo."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
didit pura-pura tidak dengar, matanya fokus ke buku di tangannya, tapi tetap menyunggingkan senyum lebar yang mucha suka. yang memanggil datang mendekat, menyikutnya pelan. baru didit menoleh, alisnya naik, masih senyum, matanya seperti bertanya— apa, cha?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
ada anak yang duduk tidak jauh dari tempat mereka berdiri, yang dari earphone-nya terdengar samar lagu yang mucha sering dengar waktu smp. you're beautiful but you don't even try, lagunya bilang. you don't even try, modesty is just so hard to find.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"manggil doang," jawab mucha sambil balas senyum. "aku lihat kamu dari mejaku. daripada ngantuk, aku nyapa aja."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"lagi belajar?" tanya didit.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"hmm, iya. besok midtermku dua."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"susah?"
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"kapan foucault gak bikin aku pusing? aku nggak pernah ngerti jalan pikiran orang prancis, serius. untung aku nggak keterima sastra prancis waktu sbmptn dulu."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
didit senyum. heran—mucha bisa bilang apa saja, kayak, eh dit, hari ini aku nemu putri duyung lagi beranak di kali belakang kos-kosanku, dia akan senyum. dia senyum seperti nggak akan pernah habis dan seperti dia senang mendengar mucha mengoceh, dan mucha nggak tahu mana yang lebih menyenangkan. dan lebih bikin dadanya kayak ada ombaknya.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"yaudah, aku udah kosong kok. ayo kutemenin."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"tapi kamu juga nggak ngerti foucault."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"tapi kalo gak ada aku, kamu nanti malah merem." kata didit sambil menjentikkan jarinya di jidat mucha. "yuk. mau sambil minum di luar?"
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
hopeless, head over heels in the moment, samar lagu terdengar lagi di telinga mucha. never thought that i'd get hit with this lovebug again.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"mau. milo."
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
didit terkekeh. "milo apa aku?"
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
"dua-duanya."