#2 - Bukan Tentang Kapan
Pertanyaan yang hanya dapat dijawab oleh ketetapan Tuhan adalah pertanyaan tentang "kapan". Sebab semua punya jatah waktu masing-masing.
"Kapan Lulus ?"
Nanti kalau sudah waktunya. Doakan saja. Ini tengah di upayakan untuk segera lulus. Doakan semoga dimudahkan.
"Kapan Nikah?"
Nanti kalau jodohnya sudah datang. In syaa Allah, Allah akan mengahdirkan di saat yang tepat. Doakan ikhtiar saya segera membuahkan hasil. Toh jodoh nggak bisa serta merta kan ? Mutlak haknya Allah.
"Kapan punya anak?"
Doakan saja. Ada pertanyaan lain ?
"Kapan Mati ?"
Pertanyaan yang tak pernah di tanyakan padahal bisa jadi itu lebih dekat dibanding 3 pertanyaan sebelumnya.
Menyedihkan sekali ketika pertanyaan kapan itu perlahan mengusik nurani. Mungkin ini rasaku saja. Dan silakan jika kamu menganggap ini terlalu berlebihan.
Aku nasihatkan untuk diriku sendiri.
Bertanya tentang kapan yang nyatanya masih misteri bisa jadi melukai hati. Kita tak pernah tau bagaimana hati dan perasaan seorang. Setiap hati punya kapasitas kuat masing-masing, bukan ?
Maka mengganti pertanyaan "kapan" menjadi "semoga" kurasa itu lebih baik. Lebih menentramkan. Lebih menghangatkan.


















