DIREKTORAT pelayanan kesehatan kelompok tentan, Kementerian Kesehatan RI bersama Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Badan Narkotika Nasional,
DIREKTORAT pelayanan kesehatan kelompok tentan, Kementerian Kesehatan RI bersama Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Badan Narkotika Nasional, Polres Tasikmalaya Kota tersebut melakuan penguatan tim tata kelola penyalahgunaan Napza (narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya).
Pasalnya pengguna zat tersebut terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dan ironisnya, para pengguna itu didominasi oleh usia produktif. Hal itu tentu dapat menganggu kesehatan, sosial, ekonomi dan stabilitas keamanan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, peningkatan penyalahgunaan Napza sejak 2024. Menurut catatan Menteri Kesehatan tercatat ada lebih dari 170 kasus terdata dari layanan kesehatan dan institusi penerima wajib lapor (IPWL).















