Kedua tempat tersebut berada di pesisir selatan.yang dengan mudah dapat dicapai menggunakan bis, melalui jalur Panamericana. Jalan yg relative lurus, mulus dan sepi cukup nyaman dilalui lewat darat. Bis yang saya pakai adalah Cruz del Sur yang merupakan operator bis terbaik yang saya tau. Di Lima, bis berangkat dari depo bis masing2. Di terminal khusus Cruz del Sur, pada saat boarding juga melalui pemeriksaan sekuriti seperti di bandara. Setelah duduk di kursi masing2, petugas merekam wajah penumpang menggunakan kamera video. Pengamanan ketat seperti ini diberlakukan krn beberapa kali terjadi upaya kejahatan terhadap turis yg menggunakan bis. Di awal perjalanan diputar video peraturan dan tata cara keselamatan seperti di pesawat. Dengan panel di langit2 yang memuat tombol untuk memanggil pramugari, lampu baca, seatbelt yang harus dipasang, maka naik bis serasa naik pesawat :). Bahkan untuk kelas Bisnis, ada fasilitas computer dan internet gratis!
Trip ke kedua tempat ini benar-benar sport jantung karena jadwal bis yang mepet2. Tapi Alhamdulillah saya gak ketinggalan bis. Surprise juga, ternyata bis disini gak moloran, apalagi ngeteman. Perjalanan saya mulai jam 4pagi, melalui kota2 kecil seperti Chilca, Chincha, Pisco. Tiba di Paracas, ada banyak boat tersedia yang berkapasitas sekitar 30 orang yang membawa ke Islas Ballestas. Dalam perjalanan boat melewati Candelabra, gambar garpu tiga raksasa yg ada di bukit pasir. Kemudian mengelilingi pulau Ballestas dengan pemandangan unik berupa batu karang yg berbentuk lengkung, gua dengan ribuan singa laut, penguin, flamingo dan dolphin serta burung2 laut seperti cormorant dan pelican.
Perjalanan lanjut ke Nazca, yang saya tunggu2 krn merupakan tempat dari Nazca Lines, yaitu garis2 raksasa misterius yang hanya bisa dinikmati dengan baik dari atas/udara. Dengan memakai pesawat kecil berkapasitas 6 orang (termasuk pilot), trip ini memang asyik. Karena angin yang cukup kencang, pesawat terbang seperti bergelombang, apalagi untuk melihat gambar-gambar dengan baik, pilot melakukan manuver memiringkan pesawat ke kiri dan kanan. Satu gambar pasti dilalui dua kali,dari kiri dan kanan. Karena saya duduk sendiri dibelakang,jadi lebih leluasa geser ke kiri dan kanan dengan melonggarkan sabuk hehe.. Yang bikin saya tersinggung, sebelum terbang, pilot memberikan tas kresek hanya kepada saya,satu2nya penumpang yang bukan bule! Katanya, jaga2 kalau mabuk. Idiihh .. Padahal justru setiba di bawah, saya ngobrol dengan penumpang2 lain, mereka bilang gak liat apa2, karena kalo liat kebawah waktu maneuver, serasa pesawat mau jatuh dan bikin mual. Saya justru menikmati atraksi ini dan mengambil foto sebanyak2nya.. Selama 30 menit, ada sekitar 12 gambar yang dilewati. Foto yang saya ambil, saya edit sedikit dgn tujuan memperjelas garis2 misteri tersebut