Semangat itu masih berasa hingga kini Kadang membangunkanku sejenak ketika tertidur dalam kesendirian Peihal itu juga masih nampak jelas Kombinasi warna pelangi yang Kau lukiskan pada Langit Arjuna
Masih terbayang jelas di hati Ketika kaki ini berada di atas awan Ketika mata ini melihat alam yang terbentang Ketika kulit ini merasakan bekunya angin malam Ketika hati ini tak henti berucap kekaguman pada Mu Ketika hangatnya cinta merangkai harmoni dengan badai di malam itu
Kini telah sekian puncak yang ku kunjungi Melihat alam dari sudut indonesia yang berbeda Tapi yang terkesan adalah saat itu Saat menggendong keril pertamaku Bersalaman dengan dinginnya puncak Ogal Agil Menyulam perjalanan cinta pertama yang indah Kenangan yang menjadi memoriam di ujung langit
















