Tentang orang besar, menjadi tonggak amanah itu tidak ada yang enak. Teringat pesan orangtua, teman, dan para senior. Bahwa jadi pemimpin itu tidak enak, akan selalu ada kesedihan yang tidak terelakkan, yang sudah setengah mati berusaha kita hindari, tapi tetap akan menghinggapi. Perpisahan dengan kawan seperjuangan, konflik, fitnah, dicaci, semua itu hal yang paling paling ingin dihindari, tapi pasti akan dialami. Adakala diri ingin menyepi, menyendiri memikirkan semua ironi ini, saat-saat dimana malam menjadi teman terbaik yang menghangatkan dengan kesunyian dan kesedihannya. Anehnya, semua kesedihan ini justru berbanding terbalik dengan antusiasme orang2 untuk berebut puncak singgasana pemerintahan. Apa yang ingin digapai sebenarnya? Tujuan apa yang dicari? Kalau pemimpin dan tokoh besar jaman dulu, bisa kita simak segala perjalanan dan kisahnya, apakah semuanya enak? Tidak kan? Bahkan Bung Karno dan Bung Hatta pun akhirnya berpisah karena berbeda prinsip, itulah jalan yang ditempuh oleh orang-orang besar.










