My Gif
seen from China
seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from Türkiye

seen from United States

seen from Belgium
seen from Russia

seen from Canada
seen from Syria

seen from United Kingdom
seen from Syria

seen from T1
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Malaysia
My Gif
Elle Lively Mcbroom
Elle Lively Mcbroom
Terkadang harus ada banyak ego yang diredam agar dapat mendewasakan
Just arrived for xmas, come and taste and get 10% @garagewineco from #chile my wine sensation of 2018 ##carignac #cabernetfranc #cabernetsauvignon #paiz #grenache #chile #maulevalley #thesoothsayer #maipo #tasting # (hier: Weinauslese AG) https://www.instagram.com/p/BrTABbZl5P0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1ndnniq05tx34
Encuéntralo en los supermercados Paiz (Walmart) #startisans #startisanshn #honduras #paiz
Lanzamiento de campaña: Se naturalmente solidario! Con el cantante Fabricio Servellon @fabriser. Cancion: Color Esperanza. Centro de Cancer Enma Romero de Callejas #ccerc #elcortijo #paiz #proyectogriton #coloresperanza
#1 Kanca (ANEH)
Bagian ini adalah cerita-cerita butiran mutiaranya si penulis. Kanca yang pertama yang ingin diceritakan adalah Faiz Pranawestu. Aku menceritkannya bukan dari kadar keakraban, bukan dari lebih duluan mana aku mengenal, tapi dari yang terlintas pertama kali. Waw yang pertama kali terlintas si ANEH ini.
Oke. FAIZ atau biasa aku sebut PAIZ adalah laki-laki pertama yang kukenal di kampus dulu semasa aku semester satu. Gimana ndak kenal duluan, lha wong dia teman satu DPA-ku. Mungkin bagi dia sebagai lelaki harus ngajak duluan buat konsul dan minta ttd KRS pertama kali ke DPA. Teman satu DPA-ku dua dan dua-duanya laki. Aku ingat banget pertama kali ngeliat mereka di bawah Jembatan Budaya (jembud) serius singkatannya itu, mereka amat menyeramkan, dengan rambut gondrong, muka datar, ya Sallam takut buat nyamperin, tapi pas sudah kenal, elahh malah pengennya ketemu terus.
PAIZ, bukan entah kenapa dia yang terlintas pertama kali, tapi aku tau sebabnya dia muncul pertama kali saat aku menulis, karena dia adalah laki-laki “ANEH” pertama kali yang aku kenal. Dulu, waktu perkenalan pas latihan teater, kami diminta sebutkan nama, asal, dan satu kata yang menggambarkan diri kita, dan si PAIZ menyebutkan dirinya “aneh”. Aku pikir dia biasa aja, justru baik, karena mau ngajak aku ketemu DPA, tapi lama-kelamaan makin ke sini “keanehan” dia emang kelihatan banget. Aku sendiri sulit deskripsikannya, yang jelasss dia “aneh”.
Hal yang aku ingin ceritakan. Setiap di kelas, kalau kami ingin presentasi, umumnya akan mengucapkan selamat pagi, siang, atau sore sesuai dengan keadaan sebenarnya. Beda dengan PAIZ, dia akan menyebutkan sebaliknya, bahkan dosen pun sampai hafal kelakuan dia. Jadi, kalau itu pagi, dia akan bilang “selamat siang”. Kalau itu siang, dia bilang “selamat pagi” dan begitu seterusnya.
Selain itu, dia anak yang cekatan dalam bertindak, berpikir, dan bekerja. Eaaa, walaupun kalau urusan tugas kuliah dia selalu garap h-1 (bukan satu hari sebelum, tapi satu jam sebelum dikumpul) hahaha. Aku banyak belajar dari dia, terutama dalam bertindak.
Hal lain, ini anak srawungnya luar biasa. Dia pernah bilang “kalau ada orang yang ndak kenal aku, besoknya pasti dia celaka” (maklum aneh, jangan dianggap itu mengutuk ya)
Kenyataannya memang begitu, satu fakultas ada 11 jurusan, ndak ada yang ndak kenal nih anak. Kalau pun orang memang ndak kenal dia, dia bakal negur duluan, sok akrab tetiba, dan di situlah keanehan dia akan tercipta.
“Aku selalu berusaha aneh, agar orang lebih mudah mengenalku”
Begitu ucapnya. Masih banyak lagi keanehan dia yang ndak bisa aku jabarin di sini satu-satu, ntar ndak aku melu aneh.
Apa pun itu, tetaplah begitu Iz, sebagaimana Paiz yang banyak orang kenal dan buatlah semua yang mengenalmu merindukan keanehanmu. Lopyu.
Catatan: selanjutnya bakal aku ceritain teman-teman lainnya, ndak teman satu kampus tok kok, siapa pun yang terlintas dipikiranku bisa saja itu gilirannya. Kenapa ceritain teman? Karena sebagian orang memang tidak peduli apakah kita punya teman atau tidak, tapi sebagian orang ingin berusaha tahu bahkan peduli jika mereka tahu SIAPA teman kita. “Aku pengen dipeduliin ya?”
YA. Kalau kamu tanya alasannya, tanyakan bagaimana caramu agar kamu dipeduliin, dan inilah caraku.
Satu lagi, karena dari menulis, kalian akan tahu karakter orang, di situlah aku berusaha mengenalkan diriku ke kalian, sebelum kita bertemu.
W_prastiwi