"Sekarang itu sensitivitas anak sekarang menurun, jadi kayak rasa peduli sesamanya itu kurang,"
Fx. Pudji Basuki
seen from France
seen from Austria
seen from France
seen from China
seen from China

seen from Canada
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Poland
seen from United States

seen from Mexico
seen from South Korea
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from Canada
seen from United States
seen from Canada

seen from United States
"Sekarang itu sensitivitas anak sekarang menurun, jadi kayak rasa peduli sesamanya itu kurang,"
Fx. Pudji Basuki
"Diam di tempat. Skotjam!"
(23/11/11) Pagi itu aku terbangun dari tidurku. Ternyata aku masih ada di dalam mobil. Tepatnya di tengah kemacetan Jalan Raya Bogor. Sial, ternyata jam tangan bapaku sudah menjukkan pukul 06.20 WIB, Sedangkan kami masih terjebak dalam kemacetan yang dipertanyakan alasannya. Karena tidak biasanya hal ini terjadi... Setibanya di sekolah aku bertemu dengan Natasha anak dari kelas 8A yang berjalan dari Parkiran Mobil. Tak perlu berlari pikirku, karena berlari pun tidak membantu mengembalikan waktu (eak...!) Dan ternyata Bu Lilis yang sedang bertugas sebagai guru piket itu menantikan kedatanganku. Kedatangan murid-murid yang terlambat. Belum saja aku menginjak koridor kelas 9, Bu Lilis langsung menyuruhku, Natasha, Kak Chita, dan seseorang lagi yang kulupa siapa untuk squad jump (gatau gue nulisnya gimana). Kak Betania Chitta sudah kecapean, apalagi aku dan Natasha. Akhirnya kami disuruh berhenti dan segera masuk ke kelas masing-masing. Di kelas ada Pak Basuki. Dan aku hanya mengucapkan minta maafku dari depan pintu dan segera menaruh tas. "Salam dulu, Gi!" Lalu, ku salam Pak Basuki. Segera aku duduk lalu menyiapkan buku matematika dan menyiapkan telinga untuk mendengar penjelasan persamaan garis yang tak jelas tsb. Aku hanya termenung.
It's a Trending Topic in My Class
Pak Basuki : "Kalo orang betawi sama orang bali kawin, tau gak nama anaknya jadi apa?"
Murid-murid : *hening*
Pak Basuki : "I... GEDE AMAT."
Then, "I Gede Amat" now is a trending topic in my class.