Manchmal schließe ich die Augen und stelle mir vor, wie ich mich in winzige Partikel auflöse und mit dem Wind davonfliege.

#dc#dc comics#batman#bruce wayne#dc fanart#tim drake#dick grayson#batfamily#batfam




seen from China

seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Canada
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from Australia
seen from Chile

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from Portugal
seen from Venezuela
seen from United States
Manchmal schließe ich die Augen und stelle mir vor, wie ich mich in winzige Partikel auflöse und mit dem Wind davonfliege.
Behind
SHAMANISME DAN DUNIA PARALEL
Bagi seorang shaman, dunia ini adalah tempat yang sangat hidup, saling terhubung antara satu dengan dunia lainnya baik dengan tumbuhan (flora) maupun hewan (fauna), atau lebih jauhnya lagi dengan dunia sprit dalam micro cosmos.
Shaman, adalah figur yang bisa menjadi perantara antara dunia materi dengan dunia spirit. Sebelum mengenal agama, manusia dalam entitas kecil kemungkinan besar dekat dengan shaman atau shamanisme, hal demikian terjadi karena shaman dianggap sosok yang mampu menjadi penyembuh, peramal masa depan atau sebagai mediator komunikasi dengan para leluhur. Secara sederhana, shamanisme adalah praktik spiritual dan keyakinan (agama) yang berasal dari masyarakat konservatif-tradisional di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, shaman identik dengan seorang dukun atau kepala suku dan atau seorang pemimpin spiritual.
Seorang shaman mempunyai kemampuan berkomunikasi dengan berbagai macam spirit yang ada dalam setiap makhluk. Di mata seorang shaman, binatang seperti jaguar bukan semata-mata sejenis kucing besar, spirit jaguar adalah penanda yang mampu mencarikan solusi di medan paling chaos sekalipun. Orca, bukan semata-mata predator lautan, spirit orca adalah figur maha-tahu yang menyimpan memori terjadinya cosmos. Sementara ular adalah figur penjaga jalur keluar-masuknya dunia spirit.
Terputusnya hubungan manusia dengan alam diindikasikan dengan praktik shamanisme yang tergerus oleh zaman, sehingga hewan-hewan yang mewakili spirit tadi semakin langka dalam jumlah, habitat mereka dilalap, dan hutan semakin terdesak. Bumi mengalami krisis karena relasi manusia dengan bumi semakin mekanistis. Alam tidak lagi dilihat sebagai bermukimnya spirit-spirit luhur, melainkan sebatas kekayaan flora dan fauna yang bisa dieksploitasi kapan saja.
Seorang shaman, untuk melakukan komunikasi dengan dunia spirit membutuhkan ritual dan praktik dengan menggunakan tanaman-tanaman tertentu yang bisa membuat kesadaran seseorang terekspansi, tanaman itu adalah enteogen. Pertemuan manusia dengan enteogen adalah titik pertama yang membangkitkan sisi spiritualitas manusia. Sejak itu, kehidupan spiritualitas lantas berkembang terus hingga menjadi praktik keagamaan modern. Periode shamanistik sempat menjadi fase panjang yang mendominasi kehidupan spiritualitas manusia. Fase itu lambat laun bergeser ketika manusia memasuki era rasionalitas. Seiring dengan perkembangan sains, shamanisme mulai ditinggalkan. Agama menjadi lebih struktural, mekanistis. Ia muncul sebagai organisasi besar yang menjadi perantara manusia dengan Tuhannya.
Enteogen yang dipakai dalam praktik shamanisme diantaranya adalah Iboga dari Afrika, dikonsumsi dalam bentuk bubuk dari tumbuhan akar tabernanthe iboga. Dari Amerika Selatan ada Ayahuasca, minuman hasil rebusan batang tanaman rambat banisteriopsis caapi. Dari Amerika Utara ada tembakau khususnya jenis nicotiana rustica dan kaktus Peyote, dikenal sebagai tanaman sakral yang dapat menghubungkan manusia ke dunia spirit.
Cannabis, atau yang biasa kita kenal dengan tanaman ganja juga tercatat di literatur kuno dari mulai India, China, Yahudi, Arab, Afrika, Eropa, hingga ke Asia digunakan sebagai instrumen spiritual periode shamanistik.
Selain kerajaan binatang, tumbuhan, kemudian ada satu kerjaan yang kerap digunakan oleh shaman untuk melakukan komunikasi dengan dunia spirit yang secara taksonomi berdiri terpisah dari binatang dan tumbuhan, yakni kerajaan fungi (jamur).
Enteogen dapat melebarkan spektrum kesadaran, memampukan penggunanya merasa dan melihat segala sesuatu lebih intens. Saat ini terminologi yang ada untuk menggambarkan fenomena itu adalah “halusinasi”. Secara definisi, halusinasi berarti persepsi yang timbul tanpa ada stimulus eksternal. Kenyataannya, konotasi halusinasi yang sering kita pakai ada di kategori delusional, irasional, dan tidak nyata. Segala makhluk dan benda di alam tiga dimensi ini memiliki aspek gelombang. Jika kita mengukur semua objek dalam alam tiga dimensi ini, maka rata-rata panjang gelombangnya 7,23 sentimeter. Seperti tangga nada, setiap not bisa berbeda karena panjang gelombangnya berbeda. Demikian juga dengan realitas kita. Jika kita punya kemampuan menangkap benda dengan panjang gelombang berbeda, maka apa yang tadinya tidak kelihatan dalam kondisi normal tiga dimensi, bisa jadi kelihatan. Enteogen mampu melebarkan daya tangkap. Apa yang tadinya tidak terlihat, jadi terlihat. Apa yang tadinya tidak terdengar, jadi terdengar. Apa yang tadinya tidak nyata, menjadi nyata. Kalau halusinasi artinya adalah persepsi tanpa stimulus eksternal, lalu bagaimana dengan stimulus internal? Itulah yang dilakukan enteogen, enteogen mampu membuka realitas baru dari dalam. Psikoanalisis ala Sigmund Freud mungkin hanya menggaruk permukaan.
Lalu apa relevansinya dengan dunia paralel?
Kita mungkin mengenal situs megalitikum Gunung Padang, yang dibangun lebih tua usianya dibanding Piramida Giza, atau Kuil Osiris, atau Stonehenge sebuah monumen megalitikum berbentuk sirkular dengan dua lingkaran konsentris itu dibentuk oleh pilar-pilar batu. Stonehenge rata-rata tingginya empat meter, sementara lapis berikutnya yang tertinggi mencapai sepuluh meter dengan berat mendekati lima puluh ton. Jika bukan dilihat dari atas, agak sulit untuk menerka bentuk asli, belum lagi misteri fungsi, ritual, dan teknologi apa yang dipakai oleh para pembuatnya.
Tidak pernah ada kesimpulan yang pasti tentang misteri Stonehenge. Entah kapan, para pembangun Stonehenge punya kapasitas untuk mengangkut batu biru yang jumlahnya ada delapan puluh dengan berat masing-masing tiga sampai empat ton dari Wales yang jaraknya sekitar 250 kilometer, kemudian menegakkan batu-batu pasir seberat 30 sampai 50 ton, membuat konstruksi dengan lingkaran sempurna dan celah yang tepat dengan lurusan sinar matahari terbit pada musim panas. Mungkinkah hal itu dilakukan oleh manusia biasa?
Bumi ini, adalah sebagai makhluk hidup. Maka dia pun memliki sistem meridian sama seperti dalam tubuh manusia. Ketika seorang sakit, bukan cuma bagian tubuh yang terlihat yang diutak-atik, tapi justru yang tak terlihat itulah yang mereka perbaiki lebih dulu melalui sistem meridian. Sistem meridian itu seperti pola matriks chakra ibarat roda-roda yang memobilisasi tubuh fisik. Jika manusia mempunyai sistem meridian, maka bumi mempunyai ley lines, teori world crystalline, teori world grid¸menunjukan bahwa ada aspek lain dari bumi kita yang belum sepenuhnya kita kenali.
Lay Line, adalah jalur arkaik yang menghubungkan tempat-tempat sakral di satu area. Lay Line adalah istilah modern, banyak tradisi kuno yang mengungkapkan konsep serupa. Di Inca dikenal dengan ceque, di Aborigin dikenal istilah turinga, di China dikenal dengan long mei, di Irlandia dipercaya ada fairy path. Mempunyai pengertian yang kurang lebih sama, di jalur tersebut biasanya dibangun monumen, bangunan, struktur megalitik, apa pun bentuknya. Tapi semua itu berfungsi sebagai titik-titik penanda.
Di Inggris, ada beberapa lay line. Salah satunya St.Michael’s Ley yang meliputi Glasstonburry. Dari Glasstonburry ada jalur geometris menuju Stonehenge yang dikenal dengan Stonehenge Ley, bentuknya segitiga dengan sudut 90 derajat. Di area tersebut yaitu Warminster itu terkenal sebagai pusat UFO-nya Inggris tahun ’60-‘70an. Di sana, UFO pernah terlihat terparkir setengah jam. Tidak bergerak, seperti parkir. Kemudian di area masih dekat dengan Stonehenge juga ada Wiltshire, yang terkenal sebagai pusat crop circle dunia. Tidak ada tempat lain yang mengalami fenomena crop circle sesering di Wiltshire.
Shamanisme dan dunia paralel memiliki hubungan yang erat dalam beberapa aspek. Misalnya yaitu Pertama, komunikasi dengan roh-roh. Dalam shamanisme, shaman percaya bahwa mereka dapat berkomunikasi dengan roh-roh leluhur, dewa-dewa, dan makhluk-makhluk spiritual lainnya. Ini dapat dianggap sebagai bentuk komunikasi dengan dunia paralel, karena roh-roh tersebut dianggap berada di dimensi lain. Kedua, shamanisme juga melibatkan perjalanan spiritual, di mana shaman melakukan perjalanan ke dunia spiritual untuk mencari pengetahuan, penyembuhan, atau bimbingan. Ketiga, dalam beberapa tradisi shamanisme, enteogen digunakan untuk membantu shaman mencapai keadaan trance dan berkomunikasi dengan roh-roh. Penggunaan enteogen ini dapat memungkinkan shaman untuk mengakses dunia paralel. Keempat, beberapa tradisi shamanisme memiliki konsep multiverse, di mana ada banyak dunia atau dimensi yang berbeda. Konsep ini mirip dengan teori multiverse dalam fisika modern. Kelima, shamanisme juga melibatkan pengalaman out-of-body, di mana shaman merasa keluar dari tubuh fisik mereka dan dapat melihat dunia dari perspektif lain. Pengalaman ini dapat dianggap sebagai bentuk perjalanan ke dunia paralel.
Shamanisme percaya pada adanya dimensi lain yang berbeda dari dunia fisik kita. Salah satunya adalah UFO, juga sering dianggap sebagai fenomena yang berasal dari dimensi lain atau dunia paralel. Selain percaya pada adanya dimensi lain, shamanisme juga sering menggunakan simbolisme dan metafora untuk menggambarkan pengalaman spiritual.
Stonehenge, adalah sebuah monument pra sejarah yang terletak di inggris memiliki hubungan yang erat dengan shamanisme. Beberapa ahli percaya bahwa Stonehenge memiliki hubungan dengan shamanisme dengan beberapa alasan. Pertama, Stonehenge memiliki alignmen astronomis yang tepat, yang menunjukan bahwa pembangunannya memiliki pengetahuan yang mendalam tentang astronomi dan gerakan bintang-bintang. Hal demikian mirip dengan pengetahuan yang dimiliki oleh shaman yang menggunakan astronomi untuk memprediksi peristiwa-peristiwa alam dan spiritual. Kedua, Stonehenge terdiri dari batu-batu besar yang dipercaya memiliki sifat-sifat spiritual. Batu tersebut dipercaya dapat menghubungkan antara dunia fisik dan spiritual, yang mirip dengan konsep shamanisme dan juga dipercaya memiliki koneksi dengan leluhur-leluhur bangsa Inggris. Penggunaan simbol-simbol, penggunaan tanaman obat seperti mistletoe dan ivy telah ditemukan di sekitar stonehenge, dan penggunaan musik telah digunakan dalam ritual-ritual di sekitar Stonehenge juga mempunyai hubungan erat dengan shamanisme.
Bagaimana dengan situs megalitikum Gunung Padang?
Wallahu ‘alam bishowab
Terima kasih sudah membaca
Tulisan ini terinspirasi dari buku “Perkembangan Pikiran Terhadap Agama” karangan K.H.Zainal Arifin Abbas (1984) dan Novel Dee Lestari Supernova “Partikel”. Sekaligus memperingati tujuh hari wafatnya ayahanda kami tercinta Didih Juandi (73) yang sudah mendahului kami pergi ke dimensi lain.
"Mein Zoo"
Straßenverkehr: Wie hoch ist die Luftschadstoffbelastung heute und in den nächsten Tagen? Eine neue KI-basierte Vorhersage gibt Antworten., aus Senat
30.07.2024 https://www.berlin.de/sen/uvk/presse/pressemitteilungen/2024/pressemitteilung.1472028.php Pressemitteilung vom 30.07.2024 Die Senatsverwaltung für Mobilität, Verkehr, #Klimaschutz und Umwelt bietet einen neuen Service an: täglich wird die Höhe der #Schadstoffbelastung der Luft für Berliner Hauptverkehrsstraßen und „Kieze“ für die nächsten vier Tage #vorhergesagt. Dargestellt werden…
Disclaimer: tulisan dibawah bisa disebut hasil imajinasi manusia bodoh yang penasaran tentang dunia kuantum. So, don’t take it seriously…. Please ^^
Mencoba menyederhanakan benang kusut dalam otak, yang intinya gini :
> Cahaya tidak terikat oleh waktu, yang berarti bisa membuatnya maju dan mundur, ke masa depan dan ke masa lalu
> Kita hidup di dunia 3 dimensi yang terdiri dari panjang lebar atas bawah, dan diprediksikan dunia 4 dimensi terdiri dari panjang lebar atas bawah dan WAKTU. Jika ini benar maka di dunia 4 dimensi saat melihat satu benda atau satu tempat atau satu makhluk, kita bisa tahu bagaimana keadaannya di masa lalu dan di masa depan
> Malaikat diciptakan dari cahaya, yang artinya tidak menutup kemungkinan malaikat memiliki kemampuan yang dimiliki cahaya. Dan sepertinya sudah jelas, malaikat tidak berasal dari dunia 3 dimensi, bagaimana jika ternyata malaikat berasal dari dunia 4 dimensi atau bahkan dimensi lain diatasnya lagi?
> Ingat percakapan malaikat dan Allah SWT saat penciptaan nabi Adam? Ya… disitu malaikat tahu dengan pasti bagaimana masa depan manusia, akan berbuat kerusakan di bumi. Mungkin gak kalau ternyata di dimensi itu, dari hanya melihat nabi Adam, malaikat bisa melihat bagaimana masa depan jauh manusia-manusia keturunan nabi Adam?! Karena malaikat diciptakan dari cahaya, dan dimensi tempat terjadinya peristiwa tersebut bisa jadi di dimensi diatas dimensi 3…
> Teleportasi itu nyata. Menurut sains, ada kemungkinan teleportasi bisa diwujudkan, setelah mereka berhasil melakukan teleportasi pada partikel terkecil.
> Dengan adanya pengetahuan konsep cahaya dan teleportasi, bukankah peristiwa isra’ mi’raj menjadi sangat sangat masuk akal?
> Partikel tanpa massa, itu bisa bergerak melebihi kecepatan cahaya. Dan semua di sekitar kita, juga diri kita ini tersusun dari partikel-partikel.
> Hal lain yang bikin penasaran adalah tentang ROH. Ya, roh kita adalah kita yang sebenarnya. Badan kita, fisik kita, ini hanya cangkang sebagai wadah roh supaya dapat tinggal di dunia ini, dunia 3 dimensi.
> Iya memang, informasi tentang roh itu sangat-sangat terbatas. Tapi ya, penasaran aja gitu… sebelum masuk ke dalam cangkang yang kita sebut sebagai badan ini, roh ini tinggal di dunia seperti apa? apakah di dunia roh mereka juga mengenal satu sama lain? Apa mereka juga memiliki sifat-sifat tertentu? Mereka yang saling mengenal di dunia roh, apa juga saling mengenal di dunia manusia, setelah masuk dalam cangkang manusia? Dan, apakah roh juga tersusun dari partikel? Partikel tanpa massa?
> Sudah tidak terhitung, betapa seringnya kita mendengar bahwa kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan di akhirat kelak. Bahwa dunia ini tidak ada artinya di sisi Allah. Lalu… dimana sebenarnya “kehidupan akhirat” itu? Dimana surga dan neraka? Di dimensi ke berapa tempat surga dan neraka? Kenapa di dunia tempat kita tinggal yang begitu kompleks diibaratkan seperti penjara, kenapa dunia yang serumit ini tidak ada artinya di sisi Allah?
Gimana jadinya kalau ternyata gini… dunia akhirat itu ada di dimensi yang jauh lebih tinggi dari dunia 3 dimensi. Sederhananya, membandingkan dimensi akhirat dan dimensi tempat kita hidup saat ini seperti membandingkan dimensi tempat kita hidup saat ini dengan dunia dimensi 1. Entah terbuat dari tinta seperti apa, terkandung apa, titik ya hanya titik bagi kita yang hidup di dunia 3 dimensi ini. Bukan hanya tidak terlalu berarti, bahkan membandingkannya saja sulit, jaauuuhh berbeda.
> Kembali ke pembahasan roh… gimana kalau ternyata roh kita ini berasal dari tempat dengan dimensi yang juga jauh lebih tinggi dari dunia 3 dimensi. Dari alam roh ke alam kandungan (?) pindah dengan metode teleportasi atau apa gitu…wkwk, dari situ roh mendapat cangkang untuk dapat menjalani kehidupan di dunia 3 dimensi ini, cangkang itu lah badan manusia! Yup… badan manusia yang tersusun dari PARTIKEL…!! Emang gak ada bosennya kalau mikirin dan menggali setiap hal tentang partikel, seru banget!
Tapi ya… kenapa roh kita ini gak inget sedikitpun dimensi alam roh? Apa sengaja dibuat lupa? Kalau alam roh itu ternyata jauh jauh jauh lebih baik dan lebih sempurna dari dunia tempat kita berada saat ini, dan kalau aja roh kita ini ingat tentang alam itu, kita akan bisa dengan mudah meyakini betapa rendahnya nilai dunia ini. Misal alam roh itu di dimensi 4 atau 5, tapi kemudian harus menjalani hidup di dimensi 3, pasti kerasa banget kalau dimensi 3 ini hanya hukuman dan penjara. Sama kayak misal kita manusia di dimensi 3 ini terus tiba-tiba diharuskan menjalani kehidupan sebagai sebuah titik dimensi 1. Sebel, kesel, dan dengan sangat sadar lagi dihukum. Secantik apapun kehidupan dalam titik dimensi 1 itu, karena kita sudah tahu bagaimana kehidupan dimensi 3, kita tidak akan pernah menyukai atau terobsesi dengan dimensi 1 itu, justru akan lebih merasa kita sedang dipenjara. Dan itu yang seharusnya manusia rasakan dalam menjalani kehidupan di dunia ini… Cuma ya itu, sayangnya roh kita ini gak inget sedikitpun tentang gimana kita di alam roh… mungkin ini juga cara iman kita diuji. Apa kita akan menganggap hal-hal dalam Al-Qur’an sebagai omong kosong atau kebenaran mutlak, meski secara ilmu sains masih banyak hal-hal di dalam Al-Qur’an yang belum terpecahkan oleh akal manusia, ya tentu… karena akal manusia sangat terbatas, dan apa-apa yang kita ketahui itu adalah apa-apa yang diperbolehkan Allah untuk kita ketahui.
Serius, kasihan liat orang-orang pintar, ilmuan-ilmuan cerdas, menemukan ini itu dan lainnya, tapi mereka gak percaya adanya Tuhan. Padahal pasti seru banget kalau mereka belajar sains dan mengaitkannya dengan Al-Qur’an. Karena di Al-Qur’an itu tuh ada banyaaakk bgt spoiler tentang alam semesta ini!! Sayangnya, mereka lebih terobsesi dengan dunia dan memilih untuk memuja dunia… yang hanya dimensi 3 ini…
> Gak harus jadi jenius dulu baru kenalan dengan dunia kuantum. Rasanya sayang banget kalau seumur hidup kita belum pernah mencari tahu tentang “PARTIKEL”. Partikel itu kan intinya, sederhananya, adalah hal terkecil atau bagian terkecil di alam semesta yang menjadi penyusun setiap apa yang mengisi semesta, termasuk tubuh manusia ini, cangkang yang dipakai roh kita untuk ada di dunia ini. Dan… untuk sesuatu yang disebut “paling kecil” atau “terkecil” itu, para ilmuan masih dibuat kebingungan dan belum sepenuhnya bisa memahami tentang “hal terkecil” tersebut.
Gimana jadinya kalau ternyata partikel-partikel itu juga “makhluk” Allah? Hidup dan berkomunikasi dengan Allah… mungkin… melaporkan apa-apa saja yang diperbuat para roh di dunia ini… wkwk
Bahkan diri kita ini, semua hal di sekitar kita, itu semua partikel… dan jika benar tugas mereka mengawasi manusia (roh), betapa ketatnya… betapa detailnya… betapa menakutkan sebenarnya… pengawasan yang kita dapat selama menjalani kehidupan di dunia ini… semua hal, setiap hal, setiap saat, bahkan cangkang kita sendiri, adalah mata-mata Allah?! Seberapa detail mereka melaporkan hidup kita? Baik yang kita pikir terlihat atau tersembunyi, yang diperdengarkan atau disimpan dalam diam, tidak ada rahasia sama sekali… semua partikel di sekitar kita siap melaporkan setiap detail yang ada. Dan mungkin juga mereka yang akan jadi saksi di “hari yang dijanjikan” kelak…
> Terakhir, semoga setiap orang bisa menyempatkan untuk belajar atau seenggaknya kepo sama dunia kuantum. Karena dari situ kita sebagai manusia bisa lebih sadar betapa memang sebenarnya dunia ini merupakan penjara, betapa kita dengan ketat diawasi selama hidup di penjara ini, dan pengawas-pengawas itu selalu ada di sekitar kita dan di diri kita, siap melaporkan setiap detail kehidupan kita. Juga supaya kita lebih paham, hanya terlihat baik di mata manusia itu tidak terlalu berguna. Kalau mau caper mending sama Sang Pencipta saja, dilihat manusia atau tidak, kita perbaiki cara hidup kita, biar para pengawas mengisi form laporan kehidupan kita dengan hal-hal kebaikan… laporan dan penilaian dari para pengawas itu yang akan sampai ke Sang Pencipta, bukan penilaian dari mata telinga dan mulut manusia…
Kleine Partikel im Zusammenhang mit Infektionen der unteren Atemwege
Kleine Partikel im Zusammenhang mit Infektionen der unteren Atemwege
Bezug Horne BD, Joy EA, Hofmann MG, et al. Kurzfristige Erhöhung der Luftverschmutzung durch Feinstaub und akute Infektion der unteren Atemwege [published online ahead of print April 13, 2018]. Am J Respir Crit Care Med. Zielsetzung Um den Zusammenhang zwischen kleinen Feinstaubpartikeln (PM2.5) Ebenen und medizinische Begegnungen für akute Infektionen der unteren Atemwege (ALRI) bei sehr jungen…
View On WordPress
Schwebegedöns - gratis - für alle.
Schwebegedöns – gratis – für alle.
ACHTUNG ! das ist nur mehr teil des grossen BrownzArt XXL Archivs. Der Beitrag hier drunter ist veraltet. Bitte sehr. Am besten im Modus “negativ multiplizieren” verwenden. Sofort einsatzfähig. Freue mich auf eure Composings damit. Bild anklicken = in gross laden. Frei verwendbar. Backlink / Namensnennung “BrownzArt” gerne gesehen aber KEIN MUSS! Viel Spass!
View On WordPress