Dalam proses melakukan tugas-tugas memimpin, seseorang harus memulai dengan niat yang tulus mengharap ridha Allah Ta'ala. Merupakan hal yang tidak bisa ditawar lagi. Karena secara prinsipil bukan hanya memimpin, tapi dalam semua aktivitas senantiasa menjaga kebersihan niat. Keadaan labil emosi yang dialami harus dilatih dengan menahan diri bersikap sabar. Tak bisa menahan diri bukan berarti dibenarkan bersikap brutal. Karena sikap emosional akan merendahkan martabat seseorang. Dan di ujung akhirnya pun berbuah penyesalan. Maka memimpinlah dengan sepenuh hati, seisi jiwa. Jiwa yang luas dapat menerima segala keadaan. Jiwa yang sempit hanya akan melahirkan cara pandang yang lemah dan mudah patah. Kuatkan diri dengan membersihkan gangguan hawa nafsu yang melalaikan dari dzikrullah. Sebatas melewati proses, jangan meragukan janji-Nya kepada mereka yang menjaga taqwa. #savepalestine #masjid #bangil #penampon #attaqwa #persisbangil #islamimodern










