Pencernaan yang sehat tentu akan mengoptimalkan tumbuh kembang anak anda. Perut yang sehat biasanya ditandai dengan buang air besar yang konsisten, tidak sakit, tidak sembelit (tekstur kotoran kering, keras), juga tidak cair. Selain itu, Pencernaan yang baik membuat perut terhindar dari kembung atau begah, sehingga nafsu makan anak akan terjaga. Berikut adalah beberapa cara untuk menjaga saluran pencernaan si kecil tetap sehat:
1. Olahraga Ringan
Olahraga ringan pada anak seperti jalan kaki, Joging, bermain lompat-lompat, dapat membantu meningkatkan gerak usus sehingga anak tidak mudah sembelit sekaligus membangkitkan mood anak. Ajaklah anak-anak minimal 15 menit dalam sehari atau kadang kalau orang tua terlalu sibuk, bisa 2 hari sekali untuk membawa anak-anak melakukan aktifitas fisik di luar ruangan, selain manfaat kesehatan, tentu kegiatan ini juga dapat meningkatkan bonding antara anak dan orang tua.
photo created by master1305 - www.freepik.com
2. Cukupi Asupan Serat
Sumber serat yang paling mudah ditemukan berasal dari buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian. tambahkan porsi sayur dan buah pada setiap menu makan anak, semakin bervariasi asupan buah si kecil akan semakin baik juga nutrisi yang didapat, tentu harus diimbangi dengan asupan protein dan karbohidrat. Sehingga pencernaan terhindar dari inflamasi atau infeksi.
3. Beri Makan Bakteri Baik dalam Perut
Bakteri baik berfungsi untuk memecah serat ketika makanan mencapai di usus besar. Nah ini dia beberapa makanan kesukaan bakteri baik atau biasa disebut Prebiotics
pisang, kandungan inulin pada pisang membantu pertumbuhan bakteri baik dalam perut
Sayuran berdaun hijau
Teh, Kopi, kandungan Polyphenolsnya membantu pertumbuhan bakteri baik sekaligus membantu memerangi bakteri jahat
4. Makan Makanan yang Mengandung Bakteri Baik
Bakteri baik atau Probiotics bisa ditemukan di berbagai makanan fermentasi seperti yogurt, tempe, miso, kimchi. Dalam Proses Fermentasi atau dikenal dengan Lactofermentation bakteri alami akan memakan pati dan gula pada makanan yang difermentasi. sehingga proses ini menghasilkan enzim, vitamin-B, dan berbagai spesies bakteri baik. namun, makan fermentasi terkadang rasa dan baunya cukup kuat, sehingga beberapa anak menolak untuk memakannya, terima kasih terhadap kemajuan zaman, kini ada produk yang hanya mengandung jutaan bakteri baik. bentuk produk ini ada yang bubuk, cairan, ataupun tablet kunyah, dan dapat dicampurkan ke dalam makanan atau minuman anak tanpa mengubah warna dan rasa.