New Post has been published on Memo-X
New Post has been published on http://www.memo-x.com/65232/cawabup-kampanye-mobil-dirusak-ormas
Cawabup Kampanye, Mobil Dirusak Ormas
Apes kini tengah dialami Priyo Handoko, pasalnya disela-sela waktu kampanye di salah satu daerah di wilayah pesisir selatan Kota Trenggalek tepatnya di Kecamatan Watulimo, salah satu mobil milik pasangan cawabup Trenggalek ini ringsek dihajar masa.
Entah dengan alasan apa sekelompok orang ini berusaha mengganggu masa kampanye calon wakil Bupati nomer urut 1 yakni Priyo Handoko, Selasa (17/11).
Mendapati kabar yang tak menyenangkan ini, Priyo begitu panggilan akrabnya disapa mengaku panik dengan keadaan yang menimpa dirinya.
Meski pada saat itu dirinya tengah melangsungkan masa kampanye di Watulimo, namun Priyo berusaha optimis dan tenang dalam mengambil hati masyarakat untuk memilih dirinya dalam Pilkada yang akan digelar selebihnya 2 minggu kedepan.
“Telah terjadi pengrusakan sebuah mobil pick up warna hitam milik Priyo Handoko yang terparkir di depan rumahnya oleh orang tidak dikenal. Belum diketahui secara jelas apa motif pelaku melakukan hal tersebut, entah karena dendam ataupun hal lainnya,” terang Pujihandy selaku Tim Sukses pasangan calon nomor urut 1 yaitu Kholiq-Handoko (KH).
Kejadian tersebut lanjut pengacara berkopyah ini , terjadi ketika pria bertubuh kurus ini hendak melakukan kampanye di Kecamatan Watulimo.
Selang beberapa saat kemudian tepatnya sekitar 10 menit perjalanannya, Pyiyo mendapatkan kabar dari orang rumah bahwa kaca mobil pick up miliknya sudah pecah.
“Orang rumahpun juga tak mengetahui bagaimana kejadian tersebut dan siapa pelakunya, hanya saja pada saat itu kondisi kaca mobil sudah pecah,” tandasnya.
Masih terang Pujihandy, kejadian pengrusakan kendaraan pribadi ini terjadi sekitar pukul 11.30. Setelah mendapat kabar ini beberapa orang langsung mendatangi kediaman Priyo Handoko untuk menyatakan kebenarannya.
Naas, mobil yang selama ini sudah menjadi kaki bagi keluarga Handoko telah hancur ditangan oknum tak bertanggung jawab. Menanggapi hal ini, pihaknya masih akan menyelidiki dan enggan akan membawa permasalahan ini ke pihak yang berwajib.
“Diselidiki saja dulu, untuk kebenarannya nanti belum akan dibawa ke ranah kepolisian. Karena belum pasti juga motif ormas dalam melakukan tindakan ini,” pungkas Pujihandy. (fal)













