New Post has been published on Efek Gila | Media Inspirasi Indonesia
New Post has been published on http://efekgila.com/kety-hebat-sebagai-kiper-maupun-striker/
Kety, Hebat Sebagai Kiper Maupun Striker
Dalam pertandingan sepakbola, tugas kiper biasanya hanya menjaga gawang agar tidak kebobolann. Namun ada juga kiper yang mempunyai insting mencetak gol, baik dari titik penalti, tendangan bebas atau dari tendangan sudut. Kety, salah satu di antaranya.
Banyak nama-nama kiper hebat yang dikenal sebagai pencetak gol. Sebut saja Rogerio Ceni, Jose Luis Chilavert, Rene Higuita, ataupun Jorge Campos Navarette. Mereka kiper dunia yang ahli alam membobol gawang lawan. Campos paling istimewa. Soalnya, tidak seperti kebanyakan kiper lain yang hanya mengandalkan freekick dan penalti, ia sering mencetak gol dari permainan terbuka.
Nah, Kety tak kalah unik. Kiper Perseman Manokwari ini bahkan berhasil mencetak dua gol dalam satu pertandingan. Namun pria bernama lengkap Caitanus Ohoilulin tersebut membuat gol dalam posisi awal langsung sebagai striker.
“Maksudnya, posisi saya aslinya memang striker. Tapi dalam sebuah pertandingan resmi, tiba-tiba pelatih minta saya main sebagai striker. Ya, menyerang. Syukurlah, saya cetak dua gol,” ujar Kety sambil tersenyum.
Momen langka itu terjadi pada dua laga terakhir Grup 5 Divisi Utama Liga Indonesia musim lalu. Pelatih Perseman, Wanderley Junior, melihat Kety sebagai pemain dengan instik gol yang tajam. Pengamatan Wanderley tepat. Kety tampil bagus pada laga melawan dua tim asal Blitar, PSBK (18/8) dan PSBI (22/8) di Stadion Wilis, Madiun.
“Sedikit kaget saat pelatih meminta saya menjadi striker. Tapi sebagai pemain profesional, saya harus menerima dan menjalankan keputusan itu,” cerita Kety pada Bakhtiar Majid dari Efekgila.com.
Debut Kety sebagai striker melawan PSBK memang tidak menghasilkan gol. Tim berjuluk Laskar Pegunungan Arfak itupun dipaksa takluk 1-2. Namun penampilan bagus Kety membuat Wanderley kembali memasangnya menjadi striker melawan PSBI. Hasilnya terlihat saat Kety berhasil menjebol gawang PSBI yang dikawal Endra Prasetya.
“Saat pelatih menunjuk saya menjadi striker, itu merupakan tanggung jawab besar. Syukurlah saya bisa melaksanakan tugas tersebut dengan baik. Gol pertama itu tidak akan saya lupakan,” beber Kety.
Kegembiraan Kety pun semakin lengkap dengan hadirnya gol kedua yang menjadi penentu kemenangan Perseman atas PSBI dengan skor 3-2. “Sebelum bertanding saya berdoa agar diizinkan untuk mencetak gol dan Tuhan mengabulkannya. Ini bukti bahwa kiper juga bisa mencetak gol di Liga Indonesia,” ungkap Kety lagi.
Wanderley sendiri akhirnya mengakui, pemasangan Kety jadi striker sesungguhnya karena banyak pemain yang cedera, ditambah hukuman akumulasi kartu kuning. Ia terpaksa harus mengambil keputusan menempatkan Kety sebagai striker. Ternyata hasilnya luar biasa. “Dia punya skill dan insting bagus. Saya percaya dia mampu jadi striker,” kata Wanderley.
Terbukti, di tengah keterbatasan, kadang ada solusi yang mengejutkan. Kejelian dalam memaksimalkan peluang menjadi salah satu kunci keberhasilan.