nama anak
H: "Teh, nama cucunya Jokowi tuh siapa?"
M: "Jan Ethes."
H: "Ntar nama anak lo juga gitu yah, Jan. Tapi bukan Jan Ethes, nama anak lo ntar sesuai kepribadian: Jan Feses."
Ngurut dada punya sodara kok gini banget mulutnya.

seen from United States
seen from Poland
seen from Philippines

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from France
seen from Brazil
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from Canada

seen from Singapore
seen from France
seen from Canada
seen from Philippines
seen from Russia

seen from Philippines

seen from Vietnam
nama anak
H: "Teh, nama cucunya Jokowi tuh siapa?"
M: "Jan Ethes."
H: "Ntar nama anak lo juga gitu yah, Jan. Tapi bukan Jan Ethes, nama anak lo ntar sesuai kepribadian: Jan Feses."
Ngurut dada punya sodara kok gini banget mulutnya.
anjing
Lagi ngomongin binatang peliharaan ketika...
H: "Teh, lu mau pelihara anjing?"
M: "Mau lah, mau ngasih lo?"
H: "Tapi khan anjing katanya haram."
M: "Terus?"
H: "Terus katanya kalau rumah ada anjingnya ntar malaikat ga mau masuk."
M: "Bagus lah kalau gitu, jadi nanti malaikat pencabut nyawa ga bisa masuk. Gue nanti hidup selamanya."
This is why I'm going to hell.
tampan
Berencana mau ke Garut hari Jumat ketika si Heri, sepupu saya mulai ga enak perasaannya karena punya feeling bakal minta anter.
H: "Lo ke Garut mau sama siapa, Teh?"
M: "Sama elu."
H: "Emang gue mau nganterin lo?"
M: "Harus."
H: "Gue anterin, tapi ada syaratnya. Lo harus mengakui ketampanan gue."
M: "Iye, emang lo tampan. Tampang lu kaya pantat."
H: "Ih, lo gitu yah kalo ngomong kaya yang ga punya agama."
M: "..."
lemah
Bulan puasa kesekian hari ketika si Uun pulang dan langsung tiduran.
U: "Gue ga puasa hari ini Teh, karena gue tadi lemah."
M: "Lemah kenapa lu? Sakit?"
U: "Iya, tadi tuh klien gue ngeselin banget, akhirnya gue marah-marah. Gue pikir percuma gue terusin puasanya, jadi ya udah gue makan siangnya."
M: "Oh. Lemah imannya."
dipersunting
Mbak Dei beres-beresin kartu nama untuk beberapa account yang harus saya follow up ketika...
D: "Nih Mar, Hideki-san. He's cute. Mending telepon deh, di-pursue untuk meeting."
M: "Mmm. Apa? Dipersunting?"
D: "..."
keluarga
Karena saya sampai Bangkok sendirian dari Hongkong, akhirnya ketika ketemu sama si Ade dan si Akin di hotel, kita langsung ngobrol soal transport di Bangkok.
M: "Lo jadinya tadi naik apaan dari Don Mueang? Naik taksi ga? Kata temen gw ke Khao San Road cuma 200 THB dari Don Mueang."
U: "Mana ada, tarif langsung dari bandaranya aja flat 800 THB, gw naik bis harganya 150 THB. Mahal naik taksi mah, lo aja sama keluarga lo.."
M: "Yah, lo berdua donk?"
U: "Iya juga yah.. Hmmm."
dajjal
Jadi, ketika sebagian orang sibuk nonton debat calon gubernur DKI, saya kejebak macet di taksi. Dan kebetulan, ternyata supirnya orang Bandung juga. Namanya, sebut saja J.
Selama di taksi, obrolan kita ngalor ngidul dari mulai Ridwan Kamil, kritik Aher dan Deddy Mizwar sampe kasus Habib Rizieq.
J: "Temen-temen saya di *taksibiru* banyak yang milih buat ga narik kalo udah ada urusan demo-demo gitu Mbak. Lagian, liat Habib Rizieq ini kita-kita sering becanda jangan-jangan dia ini Dajjal. Kerjaannya adu domba melulu. Kaya setan."
Asli saya ngakak pas denger statement itu walaupun dalam hati mengamini.
makan bolu
Salah satu rekan saya yang menyebalkan, sebut saja namanya R, tiba-tiba datang ke belakang meja saya ketika saya lagi asik-asiknya makan bolu Meranti oleh-oleh dari teman saya dari Medan.
R: "Lo tau khan kalo itu isinya cuma mentega, telur dan gula? Malah tambah keju karna ini bolu keju."
M: "Ya, terus?"
R: "Lo makan segitu sama kaya makan setengah mangkok nasi."
M: "Oh ya udah kalo gitu aku ambil satu lagi biar pas satu mangkok nasi."
Tebak apa yang terjadi? Dia ikut saya ke pantry dan minta bolu saya, dan di ngambil the best freaking part of the cake. What kind of monster is he?