Pertemuan itu
”Tuhan, Jika memang dia orang yang kau ridhoi, hamba ikhlas”
kira-kira seperti itulah ucapannya pada sang pencipta. Di kala ia mencoba membuka hatinya pada yang baru tiba.
Dia sudah terlalu lelah, terombang-ambing dalam ketidakpastian. Kali ini dia hanya ingin benar-benar berpasrah. Biar semesta yang bekerja, jika yang kali ini benar orangnya. Maka semua pasti terasa mudah.














