UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk pertama kalinya meraih paten berstatus granted yang kemudian dikelola oleh PI
UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk pertama kalinya meraih paten berstatus granted yang kemudian dikelola oleh PIKIH (Pusat Inovasi, Kekayaan Intelektual dan Hilirisasi), institusi di bawah LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengamdian kepada Masyarakat) UIN Sunan Kalijaga.
Capaian tersebut diwujudkan melalui Granted Paten Sederhana dengan nomor IDS000012239 atas invensi berjudul ‘Komposisi Serbuk Berbasis Ekstrak Etanol Anggur Laut (Caulerpa racemosa) untuk Pencegahan Penurunan Fungsi Kognitif’.
Capaian paten granted ini, kata Koordinator PIKIH LPPM UIN Sunan Kalijaga Dr. Nita Handayani, menjadi tonggak bersejarah sekaligus penanda kuat komitmen UIN Sunan Kalijaga dalam membangun ekosistem riset yang produktif, berdaya saing, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Penguatan sistem Tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, UIN Sunan Kalijaga kini semakin fokus mendorong luaran riset yang terlindungi secara hukum dan memiliki potensi hilirisasi.














