TIM PKM UNDIP Ciptakan Inovasi Untuk Petani Rumput Laut
Berlokasi di karimunjawa, Tim PKM UNDIP yang beranggotakan Muhammad Syahril Munthe, Izzatun Nuha, Nuraini Elvi Fajrin dan Berlian Ade Wijaya, dibantu dosen pembimbing Prof. Dr. Aristi Dian Purnama Fitri Spi MSi, telah berhasil ciptakan teknologi yang mampu membantu petani rumput luat untuk mendapatkan hasil maksimal. Seperti yang diketahui, penyu dan ikan baronang dalam konteks budidaya rumput laut adalah sebuah hama, Seringkali mereka merusak dan memakan rumput laut hasil budidaya para petani rumput laut. Kondisi ini membuat para petani mengalami kerugian hingga 50%. Oleh karena itulah, untuk membantu masalah tersebut Tim PKM UNDIP ciptakan alat yang bisa mengusir ikan baronang dan penyu tersebut.
Alat ciptaan berbentuk kotak tersebut dilengkapi lampu LED Hijau, speaker, body, dan rangkaian selvolta. Alat ini bisa memancarkan frekuensi tinggi yang kemudian ditangkap oleh ikan baronang melalui sisiknya. Karena frekuensi tersebut, ikan baronang akan menjauh sampai posisi 3 meter dari areal budidaya rumput laut.
Sementara itu penyu juga bisa dihalau agar tak mendekat ke areal budidaya rumput laut dengan alat tersebut. Mekanismenya, pancaran warna hijau dari pancaran LED tidak disenangi oleh penyu, sehingga hewan tersebut akan menghindar. Alat tersebut dirancang secara otomatis dan berulang, yakni hidup 15 detik, mati lima detik agar lebih hemat energi.
Proses pembuatan alat dan uji coba sudah dilaksanakan pada rentang waktu 10 Agustus sampai 30 September 2020. Inovasi dari PKM Undip ini diharapkan mampu meningkatkan hasil budidaya rumput laut di Karimunjawa dengan cara yang ramah lingkungan karena tidak memakai bahan kimia yang bisa menyebabkan polusi perairan laut.
Sumber :
https://www.undip.ac.id/post/17198/pkm-undip-ciptakan-pengusir-penyu-dan-baronang-cegah-gagal-panen-rumput-laut-di-karimunjawa.html









