Sudah lama, aku merindukan kita. Berjalan beriringan, tertawa, diam dalam makna. Bukan bertanya-tanya apa gerangan isi kepalamu. Tapi diam menikmati kebersamaan kita. Sayup-sayup terdengar tawa anak-anak SMP dan SMA, ah... itu kita. Kita saat dulu kala.
Sekarang...
Semoga kita tidak menjadi saya dan anda.
(Setelah senja di kamar lantai 2)










