Desire is merely the way through which you find yourself
L.A. Click here for more content like this: https://www.tumblr.com/blog/youravishme
seen from United States
seen from Iceland

seen from United States

seen from United States
seen from Brazil
seen from Spain
seen from Denmark

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Iceland
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Italy

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
Desire is merely the way through which you find yourself
L.A. Click here for more content like this: https://www.tumblr.com/blog/youravishme
aku tau, kita takan bisa bertemu lagi, sapaan ku pun enggan kau gubris. tapi satu hal yang kau harus tahu. pernah bersamamu, pernah ada di setiap harimu, pernah menjadi seseorang yang paling kau butuhkan itu merupakan kebahagiaan yang aku rela tukar dengan nyawa sekalipun.
Selalu ada, berusaha maksimal, waktu, perhatian. Rasanya semua nya percuma akhir-akhir ini. Semudah itukah kau pergi bersama pria yang entah kenapa bisa dengan mudah kau pilih?
.
.
Memang pada dasar nya manusia tak pernah menghargai sesuatu yang ia dapatkan secara cuma-cuma.
Selalu ada, berusaha maksimal, waktu, perhatian. Rasanya semua nya percuma akhir-akhir ini. Semudah itukah kau pergi bersama pria yang entah kenapa bisa dengan mudah kau pilih?
.
.
Memang pada dasar nya manusia tak pernah menghargai sesuatu yang ia dapatkan secara cuma-cuma.
Akhirnya pertanyaanku selama ini terjawab. Kau tau merasakan apa yang aku rasakan, kau hanya membunuh jenuhmu bersamaku, aku hanya temanmu dikala kau sepi.
.
.
Hingga akhirnya kau meninggalkanku saat dia kembali menyapamu.
Sadarkah kau? Setiap kau memulai percakapan mengenai dia yang kerap kali kau banggakan, yang justru menyebabkan luka paling hebat untukmu itu. Ada hati yang terpaksa ditutupi, ada telinga panas yang terpaksa mendengar.
.
.
Sejatinya, disini aku yang selalu peduli, aku yang berdarah-darah mendengarkan kau bercerita perihal kisahmu dengan nya.
Sedih rasanya, mengetahui bahwa aku selalu harus mengalah, aku harus selalu kalah, Padahal sudah jelas disini aku yang lelah.
"Seburuk-buruk nya ditinggal adalah ditinggal yang penuh dengan pertanyaan. Apa salahku? Kenapa kau memilih pergi? Bisakah kita perbaiki?." -saauuuuuul