Belakangan ini Kasman suka duduk berlama-lama di sebidang kecil tanah depan rumah. Di tanah yang dia duduki itu, terbenam di dalamnya adalah Rasiman, kucing kami lainnya yang mati beberapa hari lalu karena penyakit pernafasan. Kasman memang belakangan jadi lebih pendiam. Tidak lagi suka mencakari karpet, merusak kardus, hingga naik-naik tempat tidur mengganggu manusianya. Kalau malam, dia sekarang lebih sering tidur depan kamar mandi. Dialasi keset tempat sebelumnya Rasiman suka disitu. Untungnya Kasman tetap mau makan. Tongkol mau. Biskuit mau. Ayam mau. Mengganggu tikus dan cicak juga masih mau. Lalu, sehabis makan dan bermain, Kasman akan menghampiri tanah pekarangan itu lagi. Duduk dan menunggu. Sambil mengendus-endus bau yang amat dia kenali dari dalam tanah. Kucing tentu punya bahasa komukasi sendiri dalam cinta, rindu dan kehilangan. Terlebih lagi dalam merasakan sepi. #kasman #rasiman










