Ribeyron S/S ‘17

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Japan
seen from Malaysia

seen from United States
seen from Italy
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Canada

seen from Japan
seen from United States
seen from United States

seen from Italy
seen from United States

seen from Italy
seen from Japan

seen from Kuwait

seen from Kuwait
seen from Yemen
Ribeyron S/S ‘17
Ribeyron S/S ‘17
Year in Review2016
Alyx Resort 2017
Alyx Resort 2017
JULIUS_7 F/W 2016
A good year. #review2016 (at Braga, Portugal)
#REVIEW 2016
Happy New Year 2017!!!!
Sejujurnya ini adalah langkah pertamaku menulis sebuah ulasan tahunan. Dan sejujurnya aku telah menuliskan ulasan ini beberapa menit yang lalu sebelum laptop yang aku pakai mengetik mengalami restart windows yang membuat dua tanduk merah di kepalaku keluar saking jengkelnya. Bayangin aja! Ini adalah ulasan tahunan pertamaku dan tulisanku semuanya terhapus hanya karena masalah teknis menyebalkan tersebut. Dan ya ampun! Aku bahkan dalam keadaan kesal mengetikkan ceritaku ini. Sangat kesal!!!!!
So! Aku sangat malas dan tidak berselera menuliskan kembali apa yang telah tertulis sebelumnya karena itu sangat tidak mungkin mengingat kalimat yang telah terhapus sangatlah banyak. Intinya, tahun 2016 ini dipenuhi banyak tangisan dan air mata kesedihan yang menyakitkan. Sungguh sangat menyakitkan hati. Mungkin aku tidak perlu berbagi kesedihan dalam ulasan tahunan ini karena itu sangat tidak penting. Benarkan!!! So, yang ingin aku bagi adalah kisah awal pertama aku mengajar di salah satu sekolah swasta di kab. Berau, Kalimantan Timur. Awal aku diterima bekerja adalah bulan Juli yang mengubah kehidupan aku yang membosankan selama satu tahun menjadi berwarna meski tidak begitu indah. Setidaknya sebuah perubahan telah terjadi. Aku mengajar sekumpulan siswa bandel atau lebih dikenal sebagai preman di masa modern. Sungguh merepotkan dan sangat menjengkelkan. Aku cukup diam dan tenang selama beberapa minggu. Mengamati dan mempelajari watak seluruh siswa yang menyebalkan. Khususnya siswa laki-laki yang terlalu banyak bergaya namun tak tahu apapun. Oh ya ampun, betapa belagunya mereka!!! Lupakan tentang mereka! Suasananya menjadi lain. LOL
Dan yang menjadi inti cerita di sini adalah, untuk kali pertamanya dalam hidup aku, aku mampu membeli tas kesukaan tanpa mengandalkan uang dari keluarga. Yup!! Setelah sekian tahun memakai uang mereka, akhirnya aku mampu menggunakan hasil jerih payahku bekerja untuk mengoleksi tas kesukaan. Sangat sederhana namun berkesan. Aku bukan pecinta merek luar negeri. Intinya tas itu cantik, unik, berbeda, maka menjadi pilihan selanjutnya. Masalah merek, bukan hal utama. Dan itu ngak penting sama sekali. Aku bahagia dengan apa yang aku miliki saat ini meski terlalu banyak air mata dan kesedihan yang ikut mengiringi langkahku di tahun ini. Memang sangat terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika aku masih kuliah jauh dari rumah. Kebebasan adalah hal yang sangat langka. Aku sudah cukup bersabar selama setahun ini. Dan aku sangat yakin bahwa Tuhan itu sangat adil. Mungkin air mata, kesedihan, sakit yang aku rasakan akan terbayar dengan kebahagiaan dan kebahagiaan kelak dikemudian hari. Pasti!!!
Menjelang akhir tahun ini, aku ingin ucapkan bahwa apapun yang aku perjuangkan di tahun ini, akan kudapatkan hasilnya di tahun depan. Aku tahu bahwa air mataku jatuh tidak sia-sia. Setiap manusia berhak bahagia dan mendapatkan kesempatan kedua untuk bahagia. Aku berterima kasih karena masih diberikan umur panjang, kesehatan, keselamatan, berkah di tahun ini. Bulan desember dimana aku di lahirkan ke dunia ini. Aku pun tahu di hari ulang tahunku yang seharusnya di isi oleh kenangan indah justru mendapatkan kenangan yang memilukan dan sangat menyakitkan But, life keep going! Life must go on! Yang terjadi sebelumnya adalah sebuah pelajaran buatku kelak dan menyambut tahun 2017 dengan semangat 45 yang menggebu-gebu.
Happy new year semuanya! Terus semangat, menjadi diri sendiri dan jangan pernah menyerah terhadap apapun yang menunggu di depan kita. Karena hidup ini adalah pilihan. Hanya sekali dan tak akan terulang kembali semua yang pernah terjadi. Isi tahun depan dengan banyak kenangan indah dan bermanfaat lalu tutup kisah di tahun ini dengan senyuman.