Beberapa hari yang lalu, cuaca di Jakarta sedang rajin-rajinnya menurunkan air hujan. Dan saat itu juga gue sedang sibuk-sibuknya menyelesaikan deadline tugas karena UTS akan datang dalam beberapa hari. Mumet, pusing, dan hilang mood, sehingga gue butuh suasana baru selain suasana kamar kost yang sumpek untuk mengerjakan tugas-tugas yang sudah menumpuk ini.
Kebiasaan disaat mood kacau, gue selalu cari kafe untuk mengembalikan mood gue lagi. Entah kenapa kafe selalu bikin mood gue balik lagi. Maka dari itu gue cari beberapa rekomendasi kafe yang bagus untuk ganti suasana, dan akhirnya gue memilih 7 Speed Coffee yang ada di Kemang Utara.
Di tengah perjalanan pun gue kebasahan karena tiba-tiba hujan. Akhirnya setelah satu jam perjalanan gue pun sampai. Padahal seharusnya tidak sampai satu jam, namun karena hujan dan macet jadi selama kurang lebih setengah jam perjalanan gue kebasahan.
Kafe ini letaknya agak tersembunyi, ia berada di komplek Mirasari. Sepertinya Mirasari ini seperti komplek pertokoan, ada beberapa toko lagi dalam komplek ini. Masuk ke dalam, ternyata tempatnya tidak begitu luas. Setelah masuk ke dalam, menurut gue spot yang paling asik buat duduk adalah di depan jendela dekat dengan coffee bar. Sayang tempatnya sudah ditempati.
Oh iya, kamar mandinya juga tersembunyi, persis depan coffee bar, tapi pintunya berkamuflase dengan temboknya. Dan juga, AC-nya dingin banget. Gue yang sudah diguyur hujan masih harus diterpa angin yang begitu dingin, hancur sudah tubuh ini.
Karena niatnya cuma sekedar mengerjakan tugas, gue cuma pesan Latte dengan Banana Cream Cheese saja. Kalau pesan terlalu banyak nanti malah lebih fokus pada motret makanan daripada menegerjakan tugas.
» Latte // 33K
You know that I’m not a fan of coffee hehe, jadi gue bingung mendeskripsikan apakah ini kopi yang enak atau enggak, tapi latte-nya gak begitu pahit karena kopinya gak terlalu strong. It’s okay I guess.
» Banana Cream Cheese // 25K
Rasanya lumayan oke, pisangnya gak begitu berasa, dan krim diatasnya, I don’t know what is this exactly, entah keju seutuhnya atau enggak, tapi rasa kejunya kurang terasa, tapi menurut gue cream-nya ini masih enak kok. And I wish they melt the cream karena gue lebih suka cream yang melted di mulut huhu.
Buat jadi tempat nugas, gue rasa kurang. AC-nya bener-bener dingin, dan sepertinya seringkali tempatnya dipakai buat meeting jadi agak berisik. Untuk hangout sepertinya masih oke dengan interior-nya yang lumayan keren. They hang a bicycle in their wall haha. I’m considering to back to this place again karena sepertinya menu-menu lainnya cukup enak buat dicicipin. Dan juga area outdoor-nya cukup lucu buat jadi spot foto! Sayangnya waktu itu gue datang sendiri dan kondisi mulai gelap jadi gak foto di depan kafenya. I will bring someone at another chance.
7 Speed Coffee
Jl. Kemang Utara Blok A No. 33, Kemang, Jakarta Selatan
Coffee Toffee: Grand Opening cabang Transyogi Cibubur [#ReviewAmatir]
Bisnis kedai kopi kini kian menjamur di berbagai daerah, salah satunya adalah Coffee Toffee yang kini memiliki banyak cabang di berbagai daerah. Kini Coffee Toffee memiliki cabang terbarunya di kawasan Cibubur, setelah sebelumnya baru saja membuka cabang pertamanya di Cibubur yang tepatnya berada di kawasan perumahan Kota Wisata Cibubur. Dengan kampanye mereka yaitu “YES I Drink Indonesian Coffee”, kedai kopi ini hanya menyajikan kopi dengan biji kopi asli Indonesia saja, seperti Gayo Sumatera, Bali Kintamani, Flores Bajawa, Mocha Java, Lintong Sumatera, Sulawesi Toraja, dan yang terbaru adalah Mount Malabar, biji kopi asli Jawa Barat yang berasal dari kaki Gunung Malabar.
Dalam kesempatan kali ini, gue diundang untuk menghadiri acara grand opening untuk cabang terbaru mereka di Cibubur. Gue beserta teman-teman dari PergiKuliner hadir dalam beberapa rangkaian kegiatan acara seperti acara sambutan dari pemegang saham gerai ini, ada juga acara Coffee Toffee Experience with Coffee Expert, yaitu dimana barista dari Coffee Toffee mengajarkan kepada para reviewer, media serta blogger yang datang cara untuk menyeduh kopi secara manual yang baik dengan menggunakan metode V60, setelah itu acara food tasting yang paling ditunggu-tunggu, lomba menulis review, dan untuk acara puncaknya yaitu penampilan Live Accoustic yang dibawakan oleh Suddenmate dan meet & greet bersama Barsena Addict.
Kedai kopi yang satu ini didominasi dengan warna hitam dan kuning dengan dekorasi yang minimalis memberikan kesan santai pada setiap pengunjungnya serta mural di dinding untuk menarik minat kaum muda yang datang kesini. Dilengkapi juga dengan wifi untuk akses menjelajah internet, dan juga ada live music sebagai hiburannya.
Masuk pada kegiatan food tasting, gue mencoba beberapa menu yang disajikan Coffee Toffee, dan beberapa diantaranya adalah :
» Caffe Mocha // 28K
Kopi yang satu ini terbuat dari bubuk kopi Aceh Gayo, mocha, chocolate & steam milk ini adalah kopi dengan perpaduan rasa manis, ditambah lagi dengan latte art cantik yang memanjakan mata. Kalau ingin minum kopi dengan paduan rasa manis, kopi yang satu ini patut untuk dicoba.
» S.O.S // 33K
S.O.S merupakan singkatan dari Sausage, pOtato & Scrambled Egg. Sedikit gak nyambung sebenarnya, tapi yang penting bisa dimakan bukan? Untuk porsinya gue rasa cukup untuk porsi menu breakfast. Telurnya gak begitu spesial, namun selada yang hadir di menu ini sangat nikmat dan fresh serta memiliki rasa gurih dan juicy karena dimasak dengan olive oil.
» Mozzarella Cheese Ball // 29.5K
Salah satu menu favorit gue yaitu si mozzarella cheese ball yang satu ini. Mozzarella-nya melimpah sehingga memanjakan lidah, muncul sensasi keju yang meleleh di mulut saat dikunyah, seasoning-nya juga terasa nikmat, dan dagingnya pun enak. Totally recommended.
» Mozzarella Cheese Stick // 29.5K
Masih dengan mozzarella, menu yang satu ini juga lezat. Cheese stick-nya crunchy dan lezatnya mozzarella yang melted dimulut patut untuk dicoba juga.
» Salsa Nachos // 23K
Menu favorit kedua gue. Masih dengan keju mozzarella juga, lalu ditambah dengan sapi cincang dan bumbunya yang juga lezat. Asik banget buat ngemil santai nan nikmat.
» Chicken Curly // 32.5K
Ayamnya yang crispy dan bumbunya dengan rasa asam asin gurih juga enak banget, rasa ladanya terasa, bikin nagih buat nambah lagi.
» Beef Samosa // 24K
Kalau chicken curly itu ayam, untuk beef samosa ini hadir dengan daging sapi yang banyak dan juga besar-besar. Bumbunya juga enak dan berasa walau tidak begitu strong, namun masih tetap ringan saat dimakan.
» Chicken Quesadillas // 35.5K
Menu ketiga yang jadi favorit gue adalah chicken quesadillas ini. Tortilla-nya crispy, dan masih dengan bumbunya yang lezat yang menjadi andalan menu yang satu ini. Dagingnya pun banyak, porsinya juga cukup banyak. Namun gue lebih suka chicken quesadillas yang disajikan di cabang Kota Wisata Cibubur daripada cabang Cibubur Transyogi yang satu ini.
» Choco Grande Pancake // 29.5K
Lalu lanjut ke dessert ada choco grande pancake. Pancake berlapis cokelat cair dan chocolate chips dengan topping es krim vanilla diatasnya. Pancake-nya lembut, dan juga makin terasa nikmat ketika es krimnya mulai meleleh dan dikunyah dalam mulut.
» Club Sandwich // 35.5K
Rasanya cukup lezat walaupun tidak begitu spesial. Porsinya cukup banyak sehingga masih worth it dengan harganya.
» Chicken Schnitzel // 37.5K
Chicken schnitzel ini mirip-mirip dengan chicken katsu. Rasanya masih biasa saja dan menu yang satu ini juga tidak begitu spesial.
» Spring Roll // 24.5K
Spring roll adalah nama keren dari lumpia. Bumbunya cukup terasa yang menjadi nilai tambah dari menu yang satu ini.
» Chicken Cordon Bleu // 39.5K
Dalam menu yang satu ini daging ayamnya juicy dan tasty sehingga patut dicoba. Daging dan sausnya pun juga lezat.
Overall, gue suka dengan sebagian besar menu di kafe ini karena bumbunya yang lezat. Walau tempatnya masih bisa dibilang cukup kecil namun masih tetap nyaman untuk tempat ngumpul atau sekedar ngemil, apalagi tempatnya yang tepat di salah satu titik kemacetan Cibubur yang paling parah. Jika terjebak kemacetan, kalian bisa mampir kesini sambal mencicipi menu-menu dan kopi yang mereka sajikan dengan harga yang masih relatif murah.
Coffee Toffee Transyogi Cibubur
Jl. Alternatif Cibubur KM. 3, Cibubur, Jakarta Timur
Phone: 0813-1526-1822
Operating Hours:
Monday – Friday from 11.00 – 01.00
Saturday – Sunday from 11.00 – 02.00
Price Range: Rp 15.000 ,- – Rp 50.000,-
Instagram
Jangan lupa ikuti terus kegiatan Anak Hedon di sosial media ya! Banyak info event, kafe, restoran dan fashion yang gak ada di blog ini lho.
RedBox by Agnez Mo: Manadonese cuisine in Puri Kembangan, Jakarta Barat [#ReviewAmatir]
Calling all spicy & Manadonese food lovers! Kali ini gue menghadiri acara soft opening RedBox di daerah Jakarta Barat, tepatnya di Jalan Puri Kembangan Raya No. 10 A-B, bersebelahan dengan Simetri Coffee Roasters. Di saat maraknya kue para artis yang hadir di berbagai macam domisili di Indonesia, Agnez Mo memilih untuk mendirikan restoran Manado. Kenapa? Alasannya ternyata sangat sederhana, ia dan keluarganya sangat suka dengan masakan Manado yang pedas. Bagi orang Indonesia, rasanya kurang ngena kalau tidak makan makanan pedas, maka dari itu Agnez mendirikan RedBox sebagai flagship pertama dengan menyajikan masakan Manado.
RedBox yang hadir di Puri Kembangan ini merupakan flagship pertama yang didirikan oleh Agnez Mo. Selanjutnya, akan berdiri juga BlackBox, yaitu sebuah coffee shop, dan juga YellowBox untuk dessert. Untuk RedBox sendiri, Agnes berkolaborasi dengan chef Agus Sasirangan yang merupakan runner up dari MasterChef Season 1. Chef Agus membuat 9 signature menu a la carte yang ia kreasikan sendiri, namun tanpa menghilangkan unsur dan rasa asli khas Manado.
Restoran ini tidaklah sulit untuk ditemukan, karena berdiri 2 baliho besar di depan restoran ini. Tempatnya cukup luas dengan nuansa warna merah dan abu-abu, namun kesan yang ditampilkan lebih mirip food court. Ada ruangan kecil di belakang untuk ruangan AC jika menginginkan tempat yang lebih sejuk untuk menyantap hidangan dari restoran ini. Dan juga, ada meja buffet untuk self-serving, khususnya untuk mengambil sambal agar bisa disesuaikan dengan lidah masing-masing., karena sambal disini hadir dalam level 1-3. Untuk harga, tenang saja, harga yang dipatok tidaklah mahal. Menu termahal yang disajikan disini adalah 50 ribu rupiah saja dan tidak lebih, jadi, kalian masih bisa menikmati masakan khas Manado dengan harga terjangkau.
» Bubur Manado // 20K
Menu pertama yang kami cicipi adalah Bubur Manado. Bubur Manado merupakan salah satu menu khas Manado yang terkenal. Bubur ini dihidangkan dengan ikan asin diatasnya lengkap dengan sayuran. Buburnya lembut dengan teksturnya yang kental. Lebih nikmat lagi jika dicicipi dengan Sambal Roa yang ada di RedBox ini.
» Mie Pidis // 20K
Selanjutnya untuk menu kedua adalah Mie Pidis Manado. Mie Pidis juga merupakan salah satu masakan khas Manado yang paling terkenal. Mie yang diberi udang, ikan tongkol dan juga taburan kacang tanah, lalu ditambah juga dengan bumbu cabai dan bubu kuning. Rasa rempah dari mie yang satu ini sangat nikmat dan rasa pedasnya pun masih cocok untuk lidah masyarakat Indonesia.
Dan ada juga Mie Pidis Kuah yang disajikan dengan kuah santan. Kalau disuruh memilih dengan atau tanpa kuah, sudah pasti gue pilih yang dengan kuah! Totally recommend this one.
» Ikan Woku Bumbu Telur Asin // 50K
Ikan Woku dibungkus dengan daun kemudian dibakar dalam bambu ini terasa cukup gurih dan ditambah juga dengan telur asin dan juga bumbunya yang berempah yang menambah nikmat menu yang satu ini. Dagingnya lembut dan juga ikannya yang boneless membuat menu yang satu ini tidak ribet untuk dimakan. Kebayang kan bagaimana ribetnya makan ikan jika harus memisahkan tulangnya dahulu satu persatu? Namun dengan ikan woku yang disajikan disini, kalian tidak perlu repot memisahkan tulangnya terlebih dahulu.
» Ayam Rica-rica // 25K
Ayam rica-rica dengan jahe dan kunyit sebagai bumbunya. Ayamnya tidak begitu pedas, namun kalian bisa menambahkan sambalnya sendiri di meja self-serving jika menginginkan ayam rica-rica yang lebih pedas lagi.
» Es Kacang Merah // 18K
Dessert pertama yang kami coba disini. Personally, gue suka dengan menu ini. Es kacang merah dengan sedikit rasa coklat yang segar dan tidak terlalu manis. Cocok disantap setelah mencicipi makanan pedas.
» Apang Coe Manado // 15K
Menu terakhir yang menjadi menu penutup kami hari itu. Apang Coe adalah kue semacam bolu kukus yang terbuat dari gula merah. Teksturnya lembut serta rasa gula merah yang tidak terlalu manis.
Gue sendiri cukup puas dengan menu khas Manado yang disajikan disini, terlebih lagi untuk masalah rasa pedas pada tiap hidangan. Karena sejujurnya gue bukan orang yang suka makanan pedas, namun untuk disini, rasa pedas bisa disesuaikan dengan lidah masing-masing, sehingga gue pun bisa menikmati makanan Manado tanpa merasakan pedas yang berlebih. Recommended untuk orang yang tidak suka makanan pedas seperti gue, namun ingin merasakan masakan khas Manado. Sayangnya, gue hanya bisa hadir pada acara soft opening-nya saja, padahal rasanya ingin sekali hadir pada acara grand opening dan menyicipi secara langsung masakan khas Manado yang dimasak langsung oleh Agnez Mo. Untuk yang ingin berkunjung ke RedBox, silakan datang langsung ke alamat dibawah ini ya.
RedBox by Agnez Mo
Jl. Puri Kembangan Raya No. 10 A-B, Puri Indah, Jakarta Barat
Phone: 0811 5835526
Operating Hours:
Monday – Sunday from 07.00 – 23.00
Price Range: Rp 6.000,- – Rp 50.000,-
Instagram
Jangan lupa untuk ikuti kegiatan Anak Hedon di sosial media ya!
#MiniReview: Café Churreria, Kota Kasablanka [#ReviewAmatir]
Pertama kalinya menginjakkan kaki di Kokas alias Kota Kasablanka, gue bener-bener keder. Saat itu gue datang pas malam minggu, rame banget shay! Gue gak begitu suka mall yang over crowded, bikin pusing kepala. Mana Kokas lebih membingungkan daripada Grand Indonesia (ini menurut gue), gue berkali-kali nyasar di mall yang satu ini, kaki jadi pegal banget. Pertama kalinya kesini bawaannya kesel, pengen marah rasanya, baru pertama kalinya gue nggak enjoy pas main ke mall.
Lanjut lah gue cari makan, pengennya ngemil yang manis-manis seperti biasanya. Kelilingin mall sampai mana gue udah gak tau, pengen banget makan dessert, tapi outlet yang gue tau disini cuma Island Creamery dan Shirokuma. Gue pengen nyoba outlet baru, yang belum pernah gue datengin sebelunya. Akhirnya gue nanya sama temen gue yang sering banget main ke Kokas, dan dia saranin buat ke Churreria. Okelah gue coba cari dimana, dan butuh sedikit effort buat nyari kafenya, karena Kokas itu membingungkan banget untuk gue.
Baca juga: Shirokuma Café: Sweet dinner with the White Bear review / #MiniReview: Café Shirokuma review
Baca juga: Island Creamery: Ice cream fever di Island Creamery review
Café Churreria, disini menyajikan berbagai macam menu churros, es krim, dan banyak lagi. Karena memang lagi malam minggu, kafe ini sedang lumayan ramai. Meja di dalam sudah terisi penuh, hanya ada beberapa meja kosong di luar kafe. Kali ini gue nyobain Churros Banella dan Strawberry Sundae.
» Churros Banella // 42K
Churros yang disajikan potongan buah pisang, Nutella dan melted chocolate sauce, lalu ditaburi dengan kacang almond sebagai pelengkapnya. Churros-nya kurang crunchy, dan gak begitu lembut. Tapi tertolong dengan rasa manis dari Nutella. Porsinya gak begitu banyak, tapi masih membuat perut terasa kenyang. Kemungkinan karena Nutella-nya yang cukup banyak. Overall untuk menu yang satu ini masih oke buat dicoba kalau suka makan yang manis-manis, tapi menu yang satu ini kalau menurut gue manis banget.
» Strawberry Sundae // 42K
Es krim stroberi dan vanilla, ditambah dengan buah stroberi, juga berries sauce dan whipped cream diatasnya. Dan dipinggirnya juga nggak ketinggalan dengan churros. Es krimnya enak dan lembut, but there’s nothing special with this menu. Mungkin karena menu es krim udah biasa kali ya. Churros-nya juga masih kurang crunchy, dan masalah porsi, not really worth it with the price. Menurut gue menu yang satu ini sedikit pricey untuk satu porsi sundae ini. Nothing special, but still enjoyable.
Sebetulnya masih banyak menu lainnya yang belum gue coba, terlebih lagi main course-nya. Namun karena memang kafe yang satu ini gak masuk di budget gue, jadi mungkin gue bakal datang lagi lain kali buat cobain menu lainnya. Kafe yang satu ini bisa kalian datengin kalau mau nyoba sesuatu yang baru, gue yakin masih belum banyak orang yang sudah coba churros, bahkan mungkin gak tahu apa itu churros.
Café Churreria
Mall Kota Kasablanka, Lantai 1, Jl. Casablanca Raya, Tebet, Jakarta Selatan
Phone: (021) 29612761
Operating Hours:
Monday – Sunday from 10.00 – 22.00
Price Range: Rp 26.000,- – Rp 95.000,-
Facebook | Twitter | Instagram | Website
Jangan lupa ikuti terus kegiatan Anak Hedon di sosial media ya! Banyak info event, kafe, restoran dan fashion yang gak ada di blog ini lho.
Hey guys! Finally I’m back with my review. Kali ini hanya mau review sedikit soal beberapa menu yang gue cobain di Shirokuma. Kenapa sedikit? Soalnya gue udah pernah review kafe ini sebelumnya yang bisa kalian baca disini, dan beberapa saat yang lalu gue kembali lagi ke kafe ini untuk nyobain menu lainnya, makanya gue buat postingan baru dengan embel-embel “mini review”.
Baca juga: Shirokuma Cafe: Sweet Dinner with the White Bear review
Seperti biasanya, kalo lagi gabut dan gak tau harus kemana, biasanya gue pilih mall buat sekedar hilangin kebosanan. Niat awalnya sih emang cuma mau cuci mata, tapi malah khilaf buat jajan. Yaudah deh langsung gue melipir ke Shirokuma soalnya gue udah pernah kesini dan tahu password wifi-nya HAHAHA #FakirWifi. Oh iya, kebetulan waktu itu gue ke mall juga karena dirumah lagi mati lampu, baterai handphone udah mau habis, jadinya kesini juga sekalian numpang charging sebentar.
Kali ini gue nyobain beberapa menu terbaru mereka (yang sebenernya gak begitu baru, tapi guenya aja yang telat nyobain), yaituuuu…
Unicorn Mochi Waffle Sea Salt Soft Cream // 47K
Sekarang makanan dengan tema “Unicorn” lagi ngetren banget nih, makanya di Shirokuma juga punya menu Unicorn mereka sendiri. Waffle yang lengkap dengan es krim varian sea salt yang juga lagi ngetren, ditambah lagi es krimnya dihias ala-ala unicorn gitu, ada mata sama hidungnya segala. Tapi menurut gue rasa sea salt itu emang agak aneh sih. Rasanya? Agak manis dan sedikit salty, but at least worth to try. Waffle-nya? Rasanya masih sama kayak sebelumnya, tapi kali ini agak sedikit keras dibanding pas pertama kali gue makan waffle disini.
Sushi Omelette Mewah // 39K
Yang ini kalau gak salah juga salah satu menu baru di Shirokuma. Bakmi Mewah yang digulung dengan telur, terus diisi sama sosis dan saus mayones juga. Karena memang digulungnya pakai telur, makannya jadi susah, apalagi buat difoto dengan gaya macam-macam. Makannya pakai sumpit, kalo gak langsung dimasukin ke mulut yang ada gulungan telurnya lepas dan akhirnya isinya berceceran dan jadi susah diambil (soalnya ini makannya pakai sumpit lho ya, bukan pakai sendok). Menu yang ini pokoknya enak deh! Boleh langsung aja dicoba ke outlet Shirokuma terdekat.
Love Chibi Island Parfait // 27K
Parfait yang satu ini gue pesan pakai es krim yang varian original. Gak begitu manis, pokoknya pas deh. Ditambah permen Yupi stroberi diatasnya dan juga stik biskuit pocky rasa stroberi sebagai pelengkapnya, kalo untuk cokelat yang diatas itu sebenernya cokelat beku gitu, bukan cokelat leleh ya (padahal di menunya ditulis melt chocolate). Di bagian bawahnya ada brownies loh! Ada corn flake yang gurih juga. Dari atas sampai bawah itu bener-bener unik, pokoknya parfait di Shirokuma bukan sekedar parfait biasa deh.
Strawberry Kuma Candy Frappe // 35K
Kalo untuk dessert, biasanya gue pilih dessert dengan varian rasa stroberi, makanya gue pilih menu yang satu ini (eh tapi sebenernya ini termasuk ke jenis beverage sih dibanding dessert). Cuma entah kenapa rasanya gak begitu manis, tapi gak hambar juga, rasanya gak keluar deh. Diatasnya ada marshmellow dan stik biskuit pocky rasa stroberi yang bisa dicemilin. Gue kurang begitu recommend yang satu ini.
Well, at least Shirokuma bisa jadi pilihan untuk tempat cemal-cemil kalian. Menunya banyak, dan ini baru sebagian kecilnya aja yang udah gue cobain. Mungkin kalo ada yang sudah nyobain menu lainnya yang belum pernah gue cobain, boleh dong rekomendasiin ke gue. Untuk postingan selanjutnya, gue masih punya beberapa draft yang belum diposting, so tunggu postingan lainnya ya!
Shirokuma Japanese Dessert Café
Summarecon Mall Bekasi, Lt. Ground, Downtown Walk, Jl. Ahmad Yani, Bekasi Utara
Phone: (021) 29285571
Operating Hours:
Monday – Thursday from 12.00 – 22.00
Friday – Sunday from 12.00 – 24.00
Price Range: Rp 30.000,- – Rp 50.000,-
Facebook | Website | Instagram
Jangan lupa untuk ikuti kegiatan Anak Hedon di sosial media ya!
Dapur Pelangi - Hotel Ambhara: 5 ala carte menu and their All-You-Can-Eat Breakfasting menu [#ReviewAmatir]
Pada hari Rabu tanggal 31 Mei yang lalu, Anak Hedon dan beberapa blogger lainnya diundang untuk mencicipi menu dari Dapur Pelangi dalam event Blogger Gathering yang berlangsung di Hotel Ambhara. Hotel ini berada tepat di seberang Pasaraya Blok M, tepatnya di Jl. Iskandarsyah Raya No.1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Blogger gathering ini diadakan oleh HotelPon, yang mana merupakan situs e-commerce yang menyediakan berbagai promo menarik untuk hotel-hotel berbintang, seperti voucher diskon food and beverage restaurant hotel, beauty treatment, hingga gym membership.
Dalam acara gathering kali ini, kami diperkenalkan dengan menu terbaru dari Hotel Ambhara, 5 menu ala carte unggulan, serta berbagai menu buffet all-you-can-eat breakfasting yang dapat dinikmati pada Dapur Pelangi. Oh iya, Dapur Pelangi ini baru saja direnovasi sehingga restoran ini menjadi lebih indah, nyaman dan tentunya dapat menampung lebih banyak tamu. Restoran ini dapat kalian pertimbangkan, dan tentunya Anak Hedon rekomendasikan untuk kalian yang ingin berbuka puasa bersama keluarga maupun kerabat kalian.
Selagi menunggu waktu berbuka puasa, kami diajak untuk melihat langsung demo masak dari beberapa menu di restoran ini bersama Chef James selaku Executive Chef di Hotel Ambhara yang diadakan di D’Barons Café. Chef James mengenalkan beberapa menu terbaru dalam hotel ini, dan salah satu menu terbaru dari Dapur Pelangi ini adalah Lobster Sushi, serta ada juga Kurma Smoothies yang bisa kalian coba untuk menu berbuka puasa, karena kalimat “berbukalah dengan yang manis” masih berlaku kan? Ada juga berbagai jajanan pasar yang dapat kami nikmati disini.
Setelah selesai melihat langsung kegiatan demo masak dari Chef James, waktu berbuka puasa yang ditunggu-tunggu telah datang. Kami dipersilakan untuk menyantap beberapa menu yang telah tersedia. Salah satu menu favorit Anak Hedon adalah flour tortilla yang menggunakan daging steak di dalamnya.
Namun acara kali ini belum selesai, kami kemudian diajak untuk mengunjungi Dapur Pelangi untuk mencicipi 5 menu unggulan serta aneka menu buffet yang dihidangkan di restoran ini.
Sesampainya di restoran, kami pun disajikan pemandangan interior restoran yang begitu elegan, dan suasananya yang nyaman sangatlah tepat untuk kalian kunjungi jika mendambakan tempat yang tenang dan nyaman untuk makan bersama keluarga atau kerabat kalian.
Dan inilah 5 menu ala carte yang sudah ditunggu-tunggu..
1. Nasi Ulam Dapur Pelangi with Jumbo Prawn
Ini adalah menu favorit Anak Hedon! Udang jumbonya benar-benar lezat, karena telah di marinasi dengan bumbu kuning sebelum di bakar, sehingga bumbunya meresap dengan baik dan dagingnya menjadi begitu empuk saat di santap oleh lidah. Belum lagi dengan ukurannya yang besar, serta nasi ulamnya yang nikmat dan porsinya yang lumayan membuat hidangan yang satu ini wajib dicoba saat berkunjung ke Dapur Pelangi. Menu ini juga dihidangkan dengan urap juga sambal belacan dan sambal matah untuk kalian yang suka menyantap makanan dengan sensasi pedas.
2. Nasi Ulam Dapur Pelangi with Ikan Jumbo Baronang
Selain dihidangkan dengan jumbo prawn, ada juga nasi ulam yang disediakan dengan ikan baronang. Sebenarnya Anak Hedon kurang menyukai santapan ikan, namun ikan baronang yang disajikan disini benar-benar nikmat! Berterima kasihlah pada bumbunya yang lezat sehingga mampu menambah kenikmatan pada ikan ini, dan juga porsi ikannya yang besar sehingga kalian dapat lebih puas menyantap menu yang satu ini.
3. Mie Samin
Ingin makan yang berkuah? Mie Samin pilihannya! Namun menu yang satu ini tidak dihidangkan dengan mie, sebagai gantinya, sang chef mengganti mie dengan pasta Angel Hair. Jadi ini bukan bihun lho, walaupun penampilan pasta ini memang seperti bihun. Maka tepatlah penggunaan nama Angel Hair, karena pasta yang satu ini halus dan berwarna pucat. Menu ini dimasak dengan bumbu khas makanan jawa, lalu ditambah dengan minyak samin.
4. Grilled Angus Rib Eye
Daging rib eye atau daging iga sapi ini dihidangkan onion ring, sayuran, serta kentang goreng, juga black pepper sauce dan mushroom sauce. Dagingnya lembut dan juga lezat karena daging rib eye yang digunakan berasal dari sapi angus. Daging sapi angus juga merupakan salah satu daging terlezat lho, karena dagingnya yang padat dan halus sehingga disukai banyak konsumen. Tambahkan daging steak ini dengan sauce yang sudah disediakan, maka daging akan semakin nikmat!
5. Salmon Fillet with Lemon Beurre Blanc
Siapa yang nggak suka dengan ikan salmon? Ikan Salmon yang satu ini dihidangkan dengan sayuran dan juga kentang goreng, lalu juga saus Beurre Blanc yang menambah cita rasa dari salmon itu sendiri. Saus Beurre Blanc adalah salah satu saus klasik yang berasal dari Perancis yang berbahan dasar dari mentega yang sudah diemulsi. Kombinasi ikan salmon dan saus Beurre Blanc ini membuat Anak Hedon ketagihan dengan menu yang satu ini.
Selain 5 menu ala carte diatas, kalian bisa menyantap menu all-you-can-eat yang tersedia di meja buffet. Ini adalah beberapa menu buffet yang tersedia di Dapur Pelangi :
Bagi kalian semua yang ingin menyantap menu diatas, kalian bisa langsung datang ke Hotel Ambhara. Tak perlu khawatir dengan harga, kalian dapat menikmati promo menarik dari HotelPon, salah satunya adalah voucher Rp 80.000 Value Rp 100.000 (diskon 20%) untuk menu ala carte di Dapur Pelangi untuk kalian! Dan juga ada promo diskon All You Can Eat Breakfasting yang berlangsung selama bulan Ramadhan untuk kalian yang ingin menikmati menu makanan All You Can Eat Breakfasting dengan harga Rp 272.250 (diskon 10%) di Hotel Ambhara. Tunggu apa lagi? Langsung dapatkan promo-promo tersebut dan dan berbagai promo menarik lainnya dari HotelPon!
Dapur Pelangi, Hotel Ambhara
Jl. Iskandarsyah Raya No.1, RT.5/RW.2, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: (021) 2700800
Website | Twitter | Instagram
dan juga
Dapatkan berbagai promo menarik hanya dari HotelPon!
Website | Facebook | Instagram | Twitter
Jangan lupa ikuti terus kegiatan Anak Hedon di sosial media ya! Banyak info event, kafe, restoran dan fashion yang gak ada di blog ini lho.
3 Cooks: Kafe fancy di pinggir kemacetan [#ReviewAmatir]
Beberapa minggu yang lalu, gue bersama salah seorang temen gue seperti biasanya mencari tempat hangout untuk sekedar berkumpul. Kali ini, gue mengunjungi kafe yang berada di daerah Pekayon, Bekasi, yaitu kafe 3 Cooks. Kafe ini terletak di pinggir jalan, jika tidak terlalu diperhatikan mungkin saja dapat terlewat. Namun jalanan yang melewati kafe ini selalu saja ramai dan seringkali terjadi kemacetan, karena jalan ini merupakan alternatif para pengguna jalan yang ingin menuju ke pusat kota Bekasi.
Buka pada jam 4 sore, kafe ini bukanlah pilihan untuk kalian yang suka mengunjungi kafe di pagi hari maupun siang hari. Waktu itu, gue datang sekitar 15 menit lebih cepat dari jam buka kafe, dan untungnya kafe sudah buka, namun para pelayan masih berbenah karena kami memang datang lebih cepat dari jam buka. Kafe ini memiliki suasana yang nyaman interior yang menarik layaknya sebuah restoran. Didominasi dengan warna putih, kafe ini terlihat cukup aesthetic untuk kalian yang senang berfoto untuk di-upload ke sosial media.
Pelayanannya cukup ramah, saat datang kami langsung dibukakan pintu dan disambut dengan hangat oleh karyawan yang bertugas untuk membukakan pintu. Disini juga menampilkan live music setiap hari Jumat dan Sabtu. Namun tetap saja yang menjadi daya tarik utama kami untuk sebuah kafe adalah hidangannya. Menu di kafe ini gue rasa kurang variatif, walaupun setiap jenis menu memiliki berbagai macam varian yang berbeda. Yang lebih disayangkan lagi, makanan penutup atau dessert yang disediakan disini sangatlah sedikit, padahal gue adalah penggemar berat dessert.
» Strawberry Milkshake
Ini favorit gue! Baru pesan sekali langsung ketagihan. Milkshake-nya manis, ditambah lagi dengan es krim stroberinya yang juga manis lalu dilengkapi juga dengan stik biskuit stroberi.
» Sweet Ice Tea
Alias es teh manis. Namanya seperti itu, hanya saja teh ini tidak ada manis-manisnya, namun rasanya juga tidak tawar. Mungkin kalau ingin manis bisa minta tambahan gula lagi ke pelayannya.
» Seafood Fried Rice
Salah satu nasi goreng terenak yang pernah gue coba. Ditambah lagi dengan cumi-cumi dan udang yang menambah cita rasa dari nasi goreng ini. Sepertinya kafe ini cukup pas untuk dicoba menu nasi gorengnya.
» Oxtail Fried Rice
Ini juga nasi goreng terenak yang pernah gue coba. Rasanya lebih salty daripada nasi goreng seafood, dan warna nasinya pun lebih gelap. Ditambah lagi dengan buntut sapinya yang dimasak dengan pas, gak overcook dan sebagainya, dagingnya pun gak keras sama sekali. Kalau disuruh pilih yang mana, gue lebih pilih nasi goreng yang ini. Recommended!
» Lava Cake
Lava Cake yang satu ini gak ada sauce didalamnya, makanya kalau disebut dengan lava cake, rasanya kurang tepat. Lava cake yang satu ini beda banget dengan lava cake yang pernah gue coba di Island Creamery. Namun rasa cokelat pada kue ini cukup enak, teksturnya lembut, jadi tidak seperti brownies ya. Ditambah lagi dengan es krim vanilla yang juga menambah nikmat kue yang satu ini. Sayangnya porsinya cukup kecil membuat gue kurang puas buat icip-icipnya.
Baca juga: Island Creamery: Ice cream fever di Island Creamery review
Overall, kafenya sangat pas buat kumpul-kumpul bareng teman atau keluarga karena tempatnya yang fancy, tapi dengan harga yang standar. Menunya kurang variatif tapi rasanya patut buat dicoba. Kafe ini juga cocok untuk acara birthday party dan sebagainya, dan juga kafe ini menyediakan bir. Mungkin ada yang mau mengadakan acara bukber, kafe ini juga bisa jadi pilihan untuk dikunjungi. Kalian dapat mengunjungi kafe ini di alamat yang dibawah ini.
3 Cooks Café
Jl. Raya Pekayon No. 150, Pekayon, Bekasi Selatan
Phone: (021) 82736012
Operating Hours:
Monday – Sunday from 16.00 – 23.00
Saturday from 16.00 – 24.00
Price Range: Rp 25.000,- – Rp 40.000,-
Website | Facebook | Instagram
Jangan lupa ikuti terus kegiatan Anak Hedon di sosial media ya! Banyak info event, kafe, restoran dan fashion yang gak ada di blog ini lho.
Kali ini Anak Hedon akan me-review sebuah film yang baru saja tayang di bioskop. Ini adalah postingan perdana gue tentang film. FYI, sebenarnya gue adalah penikmat film (gue belum bisa menyebut diri gue sebagai penggemar film sejati). Gue menjadikan kegiatan menonton film sebagai salah satu hobi. Film ini gue tonton karena rasa penasaran gue yang muncul karena beberapa kerabat Facebook yang terhibur dan merekomendasikan film ini. Seperti kebiasaan orang Indonesia, yaitu telat, gue baru membeli tiketnya di bioskop pada detik-detik dimulainya film ini. Untung saja gue masih dapat kursi di barisan atas, dan untungnya lagi, filmnya belum (hampir) dimulai. Langsung saja ke review gue yang benar-benar amatir, dan yang kali ini, membahas tentang film.
Life (2017)
Rated : R
Genre : Science-Fiction, Horror, Thriller
Rotten Tomatoes: 66%
IMDb: 7.1/10
Metacritic: 56%
Anak Hedon: 6.0/10
Directed by Daniel Espinosa; Produced by Bonnie Curtis, David Ellison, Dana Goldberg, Don Granger, Julie Lynn, Vicki Dee Rock; Screenplay by Paul Wernick, Rhett Reese; Starring Hiroyuki Sanada, Ryan Reynolds, Rebecca Ferguson, Jake Gyllenhaal, Olga Dihovichnaya, Ariyon Bakare; Cinematography by Seamus McGarvey; Editing by Mary Jo Markey, Frances Parker; Distributed by Columbia Pictures; Running time 103 minutes; Country USA; Language English, Japanese, Chinese; Budget $58 million; Box Office $12,600,000 (USA)
Sinopsis
Life menceritakan tentang sebuah proyek luar angkasa dalam upaya mencari planet baru yang bisa ditempati untuk hidup, yang terdiri dari 6 anggota kru. Mereka menemukan bukti pertama adanya kehidupan di Mars, yang kemudian dibawa ke International Space Station. Makhluk yang mereka temukan, selanjutnya diberi nama “Calvin”, mulai berkembang seiring film berjalan. Namun tanpa mereka ketahui, “Calvin” tumbuh menjadi ancaman bagi mereka dan umat manusia, hingga pada akhirnya Calvin meneror mereka semua dan para kru berusaha untuk membunuh makhluk tersebut agar tidak mengancam kehidupan umat manusia.
Summary
Well, ini adalah film bergenre Science-Fiction ketiga yang gue tonton. Sebenarnya genre ini bukanlah genre favorit gue, namun muncul juga sebagai genre horror dan thriller yang merupakan genre favorit gue, maka tak ada salahnya bagi gue untuk menonton film ini. Gue tidak bisa membandingkan film ini dengan Alien-nya Ridley Scott dan 2001: A Space Odyssey milik Stanley Kubrick, karena gue belum menonton kedua film tersebut. Dibintangi oleh om Jake Gyllenhaal, yang pernah muncul sebagai pemeran utama di film Donnie Darko, film science-fiction kesukaan gue, kali ini ia muncul kembali di genre yang sama.
Plot
Untuk alur cerita film ini bisa gue katakan cukup monoton, namun hal ini tertutupi dengan bumbu-bumbu ketegangan dan sinematografinya yang indah. Gue pun masih dapat menikmati film ini yang durasinya hampir 2 jam walau sedikit terkantuk-kantuk. Biasanya gue tidak betah dalam film bergenre science-fiction bertema luar angkasa, namun ini adalah sebuah pengecualian untuk Life. Gue masih bisa sedikit menebak-nebak akhir cerita film ini, dan tebakan gue pun benar. Karena salah satu ciri khas film horror adalah plot twist ending-nya.
Sinematografi
Dari segi sinematografi, film ini cukup indah, walaupun sebetulnya tidak banyak menampilkan keindahan luar angkasa. Special effect-nya begitu bagus, namun sayangnya untuk sosok Calvin pun gue rasa tidak menyeramkan, apalagi menurut gue, adegan teror yang dibuat Calvin kuranglah menyeramkan. Namun tidak berarti film ini tidak dapat membuat penonton menjadi bergidik ngeri di bangkunya masing-masing. Untuk sinematografi, gue cukup puas.
Para pemain
Gue sudah tidak meragukan lagi akting dari para aktor dan aktrisnya, khususnya untuk Jake yang sudah banyak muncul di berbagai film dan Ryan yang lebih dikenal saat muncul pada Deadpool. Para pemain mampu mengekspresikan peran mereka dengan sangat baik, namun terkecuali untuk Sanada yang gue rasa kurang menonjol.
Musik & scoring
Film horror banyak dibantu dengan scoring-nya yang mencekam. Dan untuk film yang satu ini gue dapat merasakan suasana menegangkan yang dihasilkan dari scoring film ini. Setiap adegan teror Calvin diisi dengan musik yang keras dan menegangkan sehingga film ini menjadi lebih seram.
Overall, film ini dapat membuat gue menikmati film bergenre science-fiction dengan baik. Alur cerita yang cukup lambat, namun teror Calvin yang cukup menegangkan membuat gue nyaman untuk menonton film ini. Bagi kalian yang suka film horror thriller, film yang satu ini boleh kalian coba. Walau plot-nya cukup lambat namun duduk menonton dalam bioskop selama hampir 2 jam tidak akan terasa begitu lama.