Roy Marten Enggan Komentar Soal Gisella Anastasia
Liputanviral - Umat Kristiani di seluruh dunia baru saja memperingati Hari Raya Natal pada 25 Desember lalu. Tak terkecuali, aktor senior Roy Marten. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ia berkumpul bersama keluarganya pada momen istimewa itu.
"Cucu yang tiga sudah datang duluan. Terus Gempi. Ada empat orang lainnya juga datang, ya. Sebagai orang tua, sebagai papanya, ya, pasti gembira besar," kata Roy Marten saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/12).
Roy dan keluarga juga melakukan tukar kado pada 26 Desember lalu. Menurutnya, tidak hanya Gempi, Gading Marten pun hadir dalam acara itu.
"Gading datang, Gisel enggak karena dia lagi ke China kalau enggak salah," ujarnya.
Terkait apakah Gisella Anastasia menyampaikan ucapan selamat Natal kepadanya, lelaki berusia 66 tahun itu enggan berkomentar. Jawaban yang sama dilontarkannya ketika ditanya apakah menantunya itu masih kerap menghubunginya.
"Saya tidak komentar," ucap pemain film 'The Raid 2: Berandal' tersebut.
Roy Marten lagi-lagi memberikan jawaban yang sama ketika ditanya apakah hubungannya dengan Gisel masih baik-baik saja.
Saat ini, putranya memang tengah menjalani proses perceraian dengan Gisel. Gugatan cerai dilayangkan oleh penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol itu ke pengadilan pada 19 November lalu.
Sementara itu, pada malam tahun baru nanti, Roy berencana menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah. Pemain film 'Milly & Mamet' tersebut memilih untuk berdoa, mengucap syukur kepada Tuhan, dibandingkan pergi berjalan-jalan.
"Enggak (pergi), ya. Sudah umur-umur segini, malas pergi-pergi. Tahun baru ini paling doa bersama istri, mensyukuri tahun 2018 dengan sukacita. Memasuki 2019, mudah-mudahan lebih baik lagi," ungkapnya.
Lantas, apa target lelaki kelahiran 1 Maret 1952 tersebut di tahun 2019 mendatang?
"Targetnya, pertama, sehat karena sehat adalah istimewa buat orang tua. Sehat itu anugerah yang paling besar. Kedua, berbahagia. Berbahagia bersama anak dan cucu. Hanya itu saja. Enggak lebih, enggak kurang," tandas Roy Marten.
Read the full article