Mengenal Gumuk Pasir Parangtritis dan Ancamannya.
Wilayah pesisir memiliki banyak sekali keanekaragaman hayati yang unik yang berbeda untuk satu tempat dan tempat lainnya. Salah satu kenampakan alam pesisir yang khas merupakan gumuk pasir.
Gumuk pasir adalah gundukan bukit atau igir dari pasir yang terhembus angin. Gumuk pasir dapat dijumpai pada daerah yang memiliki pasir sebagai material utama, kecepatan angin tinggi untuk mengikis dan mengangkut bukit-bukit berukuran pasir, dan permukaan tanah untuk tempat pengendapan pasir, biasanya terbentuk di daerah kering. Gumuk pasir bentuknya bermacam-macam dan kebanyakan tidak simetris dan cenderung bergeser ke arah angin berhembus. Gerakan gumuk pasir pada umumnya kurang dari 30 meter pertahun.
Secara garis besar, ada dua tipe gumuk pasir yaitu free dunes (berbentuk tanpa adanya penghalang) dan impedeed dunes (yang terbentuk karena adanya suatu penghalang). Tipe gumuk pasir ada tipe barchan, gumuk pasir melintang (transverse dune), gumuk pasir parabolik, gumuk pasir memanjang, gumuk pasir bintang (star dune).
Fenomena gumuk pasir merupakan fenomena yang amat langka terjadi di dunia. Di asia tenggara sendiri, gumuk pasir hanya terjadi di 3 lokasi yaitu di Indonesia (Yogyakarta, Malaysia, dan China. Gumuk pasir yang berada di Indonesia terletak di Yogyakarta di daerah parangtritis. Gumuk pasir bisa terjadi di Yogyakarta dikarenakan pengaruh morfologi lingkungannya yang mendukung terjadinya fenomena ini.
Material yang ada pada gumuk pasir di pantai selatan berasal dari Gunung Api Merapi dan gunung api aktif lainnya yang ada disekitarnya. Material berupa pasir akibat erupsi gunung berapi tersebut kemudian terbawa oleh aliran sungai, seperti sungai Opak yang kemudian mengalir hingga kepantai selatan. Sungai-sungai tersebut kemudian menyatu dan mengalirkan pasir sampai kelaut. Ternyata terdapat inventerverensi dari ombak laut karena kekuatan ombak Samudera Hindia yang kuat sehingga material mengendap pada pantai selatan dan selanjutnya diterbangkan oleh angin. Sehingga terbentuklah gumuk pasir di daerah tersebut yang merupakan bentukan alam alami yang bermanfaat bagi sekitar.
Selain sebagai objek wisata, gumuk pasir juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya intrusi air laut sehingga air tanah tawar dapat terbentuk dan dimanfaatkan oleh warga. Gumuk pasir juga berfungsi sebagai benteng alami dalam peristiwa Tsunami karena dapat memecah ombak sampai setinggi 10 m sehingga dampak tsunami tidak meluas. Namun sayangnya, gumuk pasir ini mulai terancam keberadaannya dikarenakan pengelolaan yang belum maksimal dan berbagai kepentingan.
Banyaknya bukaan lahan baru didaerah gumuk pasir untuk memenuhi keperluan masyarakat akan tempat tinggal menyebabkan daerah gumuk pasir lambat laun menjadi daerah hunian. Selain itu terdapatnya pembangunan tambak udang dan daerah persawahan mengacam keberadaan gumuk pasir di pantai parangtriris tersebut. Apalagi terdapatnya gerakan menanam cemara udang untuk penghijauan dari pemerintah kabupaten Bantul juga menyebabkan masalah ini semakin runyam. Segala pembangunan yang sudah di sebutkan ini menyebabkan lorong angin yang berguna sebagai pemasok pasir terhambat karena adanya pembangunan dan hutan cemara. Padahal angin inilah yang menyebabkan gumuk pasir dapat terus terbentuk dan barchan yang hanya dimiliki oleh gumuk pasir meksiko dan indonesia ini semakin hilang. Apalagi dengan adanya penambangan pasir di daerah upper stream yang menyebabkan volume pasir semakin berkurang. Apabila pasokan pasir terhalang karena pembangunan dan pasir pada daerah tersebut diambil terus menerus ini dapat menyebabkan gumuk pasir di daerah parangtritis Yogyakarta bisa lenyap.
Sangat disayangkan apabila fenomena alam yang sangat langka ini harus lenyap hanya karena kepentingan ekonomi semata tanpa mempertimbangkan konservasi lahan. Maka dari itu diperlukan pengelolaan yang terpadu dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah serta regulasi dan pemahaman yang jelas mengenai pentingnya manfaat gumuk pasir ini. Gumuk pasir ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan lebih berkelanjutan kedepannya baik dari segi ekonomi, pendidikan, budaya dan sosial demi kebaikan bangsa Indonesia.