Bunyi Gamelan dari kacamata Filosofis & Psikologis
Tidak hanya menghasilkan musik, gamelan dengan keunikannya juga punya filosofi tersendiri. Apa saja? Silahkan disimak .. FILOSOFI GAMELAN SISI SOSIAL SPIRITUAL Dibalik kewibawaannya sebagai sebuah alat musik, Gamelan dapat menjadi terapi untuk menuntun manusia kembali ke kehidupan yang harmonis karena mengandung nilai-nilai kemanusiaan seperti kebersamaan, kesabaran, dan sopan santun. Bermain gamelan dapat menghilangkan sifat egois dan individual karena setiap pemainnya dituntut untuk menghargai pemain lainnya. Tidak hanya dipandang sebagai alat musik, gamelan memiliki filosofi yang mengedepankan harmonisasi. Yaitu Ketika gamelan dimainkan dan suara yang dihasilkannya mampu memeberika efek relaksasi sekaligus menghilangkan stress. Gamelan banyak menghasilkan gelombang supersonic yg sangat baik untuk perkembangan otak. Selain itu, gamelan juga bisa digunakan sebagai terapi untuk menekan agresifitas dan menumbuhkan sifat komunal. Terbukti dari cara bermainnya yang tidak bisa hanya dimainkan oleh satu orang saja. Lewat nada-nada musik hasil permainan gamelan itu, manusia melakukan pemujaan dan perenungan spiritual. Nada-nada itu tidak hanya sekedar sebuah seni, tapi merupakan bahasa jiwa, spirit kehidupan, dan musik Sang Maha Pencipta, bahsa pertama yang menjadi asal muasal kehidupan. Melalui Gamelan juga orang-orang bisa menjernihkan pikiran, hati, dan pemurnian jiwa yang berujung pada penyembuhan psikologis. Gamelan sebagai alat musik,dapat membantu tahapan meditasi sebelum mencapai keadaan Samadhi/Semedi. Ada nada-nada Gamelan yang berhubungan dengan chakra, panca indera dan rasa. Sebuah lembaga penelitian tentang perkembangan otak di jepang mengadakan riset tentang pengaruh gelombang suara supersonic terhadap perkembangan otak. Gelombang suara supersonic adalah suara yang tidak dapat dideteksi/didengar oleh telinga kita tanpa bantuan alat khusus yang mampu menstimulasi peningkatan produksi beberapa hormon penting di otak yang mana sangat baik untuk perkembangan otak. Dan ternyata, musik-musik gamelan menghasilkan lebih banyak gelombang ini ketimbang musik klasik. Sesuatu yang mungkin tidak pernah diketahui oleh kita yang mempunyai budaya ini, tetapi justru orang asing yang menelitinya dan mampu memanfaatkannya. Dr. Masaru Emoto membuktikan bahwa musik dapat mempengaruhi air, sehingga musik yang indah akan membuat air membentuk kristal hexagonal yang indah. Memahami bahwa baik manusia, hewan dan tanaman mengandung air, maka suara musik akan mempengaruhi semua makhluk hidup. Organ-organ manusia mempunyai getaran dengan berbagai frekuensi. Walau frekuensi yang dapat didengar manusia berkisar 20 Hz-20 KHz, frekuensi suara berbagai alat gamelan sangat bervariasi dan memungkinkan terjadinya frekuensi yang sama dengan organ tubuh. Hal yang paling membanggakan lagi dari gamelan, yaitu bagaimana musik-musik yang dihasilkan alat musik ini berpengaruh terhadap organ-organ segala makhluk hidup. Misalnya, jika getaran suara Gamelan mempunyai frekuensi yang sama dengan suatu organ tubuh yang lemah, maka resonansi yang terjadi dapat memperkuat dan menyembuhkan organ yang bersangkutan. Selanjutnya, musik yang harmonis dari gamelan juga mampu mebuat seekor sapi merasa tenang dan hal ini mempengaruhi sistem kelenjar yang berhubungan dengan susu. Lain lagi dengan tanaman, getaran frekuensi tinggi dari Gamelan akan merangsang ‘stomata’ tanaman untuk tetap terbuka dan kemudian meningkatkan proses pertumbuhan. Bunga-bunga yang beraneka warna pada umumnya mempunyai panjang gelombang sama seperti panjang gelombang warnanya. Suara alat-alat musik yang bervariasi panjang gelombangnya dapat mempengaruhi organ yang sama panjang gelombangnya. Demikianlah gamelan dengan segala keunikan dan manfaat yang dibawa bersamanya. Gamelan sudah semestinya menjadi sebuah warisan kebanggan yang patut dipertahankan bukan hanya karena dia adalah warisan, tetapi karena manfaatnya bagi kehidupan. Sebuah traditional entertainment yang merupakan sarana untuk mengkomunikasikan nilai-nilai kehidupan. Sekian dulu soal gamelan, kalau tertarik, tunggu aja postingan-postingan selanjutnya yang gak kalah menarik.. Salam Budaya!














