Bangunan indah dalam Kebun Raya Bogor ini zaman dulu didiami para direkturnya. Termasuk Treubb, yang membawa Kebun Raya ke level kemasyhuran internasional. Gedung ini tadinya disewakan.Saya dan teman2 SMA sempat menginap di mari ketika reunian, kurang lebih delapan tahun lalu. Tahun lalu saya menemani kelompok Singapore Heritage Society ke Kebun Raya, dan sempat mampir di sini. Kami mendapat informasi bahwa biaya menginap semalam adalah 3,5 juta perak serumah. Kalau saya tidak salah gedung memiliki lima kamar dengan kapasitas besar2. Pengalaman dengan teman2 SMA dulu itu, menunjukkan bahwa rumah indah ini muat menampung dua puluhan orang. Tahun ini saya membantu kelompok Persatuan Sejarah Malaysia Cawangan Selangor dengan mencarikan informasi sebagai opsi dalam itinerary rombongan ini. Saya datang lagi ke Botanical Garden milik Negara ini. Informasi terakhir sungguh mengejutkan, gedung tidak disewakan lagi karena siap2 akan diambil alih oleh satu hotel swasta!! Saya sungguh mati bingung, gimana ceritanya property milik publik bisa dikelola swasta tanpa transparansi dan penyertaan suara publik dalam pengambilan keputusannya? Kalau akhirnya direnovasi dengan pengetahuan cukup dan ketelitian berstandar dunia sih kagak ape-ape. Yang mengerikan adalah ketika renovasi membabat habis sejarah jejak interior lama. Kesepakatan dengan masyarakat peduli bangunan heritage harus dipertimbangkan. #JagaWarisan #KawalKebijakanInstitusiPublik #jagabangunantua #saveoldbuildings #merayakanindonezia #guardlegacy #oldbuildings #heritagebuildings #heritage #selamatkanbangunanlama #selamatkanbangunankolonial
.



