Perhatikanlah dengan seksama, kawan. Barangkali banyak peluang-peluang kebaikan yang terlewat dari pandanganmu, sedang kau terlanjur menggerutu: tak ada yang dapat diperbuat. Perhatikanlah dengan seksama, kawan. Barangkali ada orang-orang yang kau abaikan dalam hidupmu, yang sejatinya butuh perhatianmu, sedang kau terlanjur menggumam dalam hati: tak ada yang membutuhkanku lagi. Perhatikanlah dengan seksama, kawan. Barangkali ada kewajibanmu yang terlewat begitu saja, sedang kau terlanjur berpikir di dalam benakmu: tak ada hal yang bisa dilakukan lagi. Perhatikanlah, kawan. Telitilah dalam hidup dan senantiasa bermuhasabahlah. Ingat, hidup ini bukan untuk bersenang-senang, hidup ini bukan hanya cerita tentang dirimu saja. Terlampau banyak kewajiban, tugas, juga orang lain yang siap disapa untuk dibantu dan diperhatikan. Bangun, dan perhatikan, kawan. :)) Solo, 26 Januari 2017










