Senja Maharani - Sholehah
Rasanya seperti di dalam hutan saat malam
dinginnya hingga ke jantung.
aku memanggilmu dalam napas yang gemetar,
menunggu satu tangis yang tak pernah sampai.
Di ruang sunyi itu tubuhku menjadi ibu, tapi pelukanku kosong.
Di ruang sebelah dunia bersorak menyambut kehidupan, sementara di dadaku senja turun terlalu cepat
Namun namamu tidak pernah gelap. Senja Maharani — cahaya yang singgah sebentar, lalu pulang lebih dulu.
Dan nenekmu memanggilmu Sholehah, seperti doa yang diselimutkan pada tubuh kecil yang tak sempat kugendong lama.
-FR-













