Untuk Kita, Calon Pengabdi Negeri. Tanyakan pada diri sendiri. Apa kau sudah merasa lelah di awal perjuangan ini? Memang sudah dibawa kemana saja kedua kakimu dilangkahkan? Kalau mereka, penyandang disabilitas saja tetap ikhlas bersusahpayah pergi ke sekolahnya untuk belajar, lalu mengapa kita sebagai makhluk Allah yang sempurna, yang sanggup berjalan dengan kedua kaki yang telah Ia Karuniakan, malah malas untuk memenuhi kewajiban dan malah memilih untuk mengeluh? "Aku capek!" "Ah, sekolah gak guna!" "Ah, kuliah ribet!" Kau lelah? Memang apa saja yang telah kau perbuat? Lalu katakan pada diri sendiri. Jangan berhenti berjuang walau tertatih. Rahasiakan keluhmu hanya kepada-Nya, Maha Peneguh Hati. Manfaatkan kesempatan ini untuk hal-hal yang baik. Nikmati proses yang bahkan baru nol koma sekian persen ini. Yakinkan pada diri sendiri. Yakinlah bahwa begitu banyak teman berjuang kita yang lain tengah menunggu dengan penuh harap pengabdian kita di pedalaman sana. Yakinlah bahwa usaha yang sungguh-sungguh akan bermuara pada keberhasilan. Bukan hanya keberhasilan kita, tapi mereka di pedalaman sana, di Timur Indonesia, di Barat Indonesia, bahkan di Suriah sana. Karena sebenarnya setiap orang berhak dan wajib menjadi guru, berhak dan wajib pula menjadi murid. #kitabisa #saveeducation #selamatkanpendidikanindonesia #saveworld #pengabdi #calonpengabdi #uinbaktinyata #salammahasiswa (at Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)








