11 Muharram 1448
Hari Jumat sebagai ibu yg disambut dengan banyak yaAllah yaAllahnya 😆
yaaa hri hari menjadi ibu terkadang terasa begitu panjang, jika dahulu rasanya cukup mengandalkan "todolist dan planner" maka agenda akan tercapai dan terlaksana tapi setelah menjadi ibu semua terasa berbeda, ada waktu ketika anak makan tak sesuai porsinya, atau tidur tak sesuai jamnya, anak yg tiba tiba sakit padahal rencana mingguan sedang padat padatnya, dari hal hal yang terlihat kecil, sampai dengan keputusan keputusan besar dan mimpi yang setelah menjadi ibu semuanya pun perlu bbrapa "penyesuaian".
ternyata menjadi ibu merupakan pembuktian tauhid terpanjang
Sebagaimana Ibunda imam Syafi'i yang berjuang membesarkan anak, dalam kondisi yg sangat terbatas, sendirian tanpa pasangan.
sebagaimana Ibunda hannah yg bernadzar akan mewakafkan anaknya untuk baitul maqdis, tapi ternyata Allah karuniakan ia anak perempuan.
untuk sesuatu yang kita ikhtiarkan dan rencanakan namun takdir Allah berkata lain, untuk setiap usaha dan rencana, muara akhirnya harus tetap kepadaNya. Besandar hanya pada Nya.
Percayalah sebagaimana ibunda Imam Syafii terus Percaya, hingga akhirnya hari ini Anaknya menjadi Ulama ternama yang karya dan amalnya melampaui usia, Percayalah selayaknya ibunda hannah percaya, hingga hari ini anak perempuann yg tak sesuai dengan rencananya itu namanya diabadikan sebagai nama surat dalam Al-Quran dan Allah muliakan diatas seluruh perempuan di alam semesta.
Jika hari ini terasa berat, atau jauhh sekali dari ekspektasi yg kita impikan, percayalah diposisi itu Allah sedang membesarkan peran kita, dan melibatkan kita untuk menjadi jalan keberkahan lewat pintu yg mungkin belum mampu kita lihat.
jika hari ini rumah berantakan, rencana tertunda, dan kita merasa jauh dari sosok ibu yg kita impikan, ingatlah bahwa kita tidak gagal menjadi ibu, tapi, Allah sedang membentuk kita lewat skenario paling indah yang sudah Allah siapkan.
#DariibuUntukibu
#SalingPeluk
#IbuSupportIbu







