Kemarin tanggal 22 Agustuts 2017, aku datang ke acara seminar di kampus. Seminar kepenulisan, dengan salah satu penulis kesukaanku sebagai pembicaranya.
Yup, Tere Liye. Siapa sih yang ngga kenal dengan karya-karya beliau? (ya kecuali kalau kamu nggak suka baca dan nggak tertarik dengan dunia kepenulisan) Menurutku beliau adalah orang yang berpikiran terbuka dan wawasannya luas sekali. Lihat deh, banyak sekali genre novel yang telah beliau buat. Dan semuanya bagus menurutku. Lovelovelovelove!
Menurutku juga nih, beliau orangnya sederhana. Simple. Nggak ribet gitu. Kemarin lusa beliau datang mengenakan T-shirt warna hitam dan jins dengan warna senada. Sama bawa jaket merah deh kayaknya, ransel juga deh kayaknya. Pembawaannya juga santai; aku sama sekali nggak merasa sedang menghadiri seminar yang menegangkan dimana kita harus mencatat dengan muka serius dan dinaungi kebosanan, nggak sama sekali. Sebaliknya, aku merasa sedang menghadiri semacam talk show yang cukup interaktif dimana kita diminta untuk bikin beberapa paragraf dengan tema yang berbeda, mencatat pun aku lakukan dengan senang hati sambil kadang cekikikan karena beliau kerap melontarkan guyonan di tengah-tengah materi.
Pokoknya, aku nggak nyangka sih, kalau seminar kemarin lusa bakalan seasyik ini! Karena ini pertama kalinya aku bertemu beliau, dan aku nggak tahu bahwa beliau itu kocak juga hehehe. Kalau lihat dari update-an akun Facebook beliau sih aku berpikiran bahwa beliau orangnya kayaknya cukup formal. Ternyata beliau bisa bikin atmosfer acara kemarin jadi lebih segar!
Aku juga ikut sesi book-signing nya nih. Sayangnya, beliau nggak berkenan untuk diambil foto secara sengaja. Tapi nggak papa juga sih bagiku, yang penting aku udah live the moment. Waktu aku meletakkan buku karya beliau milikku di mejanya, beliau tersenyum sambil membaca nametag ku. Aku senyum lebar, aku nggak bohong.
“Rosa, ya?” tanya beliau sambil tersenyum ke aku.
“Iya Bang, hehehe” (I was so speechless!!!)
“Karakter yang paling kamu benci di buku ini siapa sih?” (sambil menandatangani buku Tentang Kamu.
“Itu Bang, temennya Sri Ningsih yang benci banget sama Sri,”
“Oh, si Lastri ya? Hahaha iya ya, dia kok bisa jahat banget gitu ya,”
dannn beberapa percakapan lagi yang berjalan sangat natural dan asyik walaupun singkat. Aku senang banget!!!
Pokoknya, lain kali kalau ada event Tere Liye yang aku bisa hadir, aku bakalan hadir, karena nggak mengecewakan sama sekali!
Terima kasih banyak Bang Tere, untuk workshop-nya, untuk nasehatnya, untuk ilmunya, untuk tips dan trik menuis nya, untuk karya-karyanya yang saya suka banget... Terima kasih, Bang. Insya Allah, lain kali saya akan datang lagi di acara-acara Bang Tere yang selanjutnya.
P.S.: aku suka banget waktu Bang Tere bilang “Deeek...” karena khas banget! hahaha. Sama ternyata banyak juga temen-temenku yang ngira kalau Bang Tere itu cewek dari nama pena nya! Duh guys, kemana aja sih kalian...