WEJANGAN KULIAH. eps1 (#DeweWisOraMungmikirSekolahtok)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ . semoga dengan di awali bacaan baik, niat baik tersampaikan.
#Aamiin
oke, kali inI TERIMA KASIH banyak bagi yg baik hati meluangkan waktunya. dan langsung cekidot...
kembali ke bahasan dari LINE “Group” yang mengangkat tema #WejanganKuliah, ada 2 poin penting yang sudah tertera disana, kemudian disini kita langsung mengulasnyaa....
Kuliah untuk bisa mencetak prestasi? Pencapaian yang bisa dibanggakan orang tuamu? lalu diceritakan ke anak-cucumu? Tentang menyandang gelar sarjana/diploma hanya dengan kuliah tiga / empat tahun atau lulus dengan IPK bulat.
Namun, langkah awal ketika masuk dunia perkuliahan mungkin sudah goyah. Kuliah juga butuh perencanaan yang matang. Mulai dari menentukan gol-gol yang ingin dicapai, cara-cara mencapai gol tersebut, hingga memotivasi diri ketika mengalami kegagalan.
1. Lulus Kuliah dengan IPK min. Cumlaude / Summa Cumlaude.
Kembali ke point Awal IPK harus Cumlaude,
Hmmm IP. Buat beberapa orang/mahasiswa IP itu ga terlalu penting tapi buat yang lain maybe very important dan berjuang abis-abisan buat dapat nilai yang tinggi supaya dapat IP tinggi pastinya. Btw uda pada tau belum IP itu apa?? hehehe siapa tau belum tau apa itu IP atau IPK aku (blogger : shantycr7) jelaskan sedikit ya, soalnya dulu waktu baru masuk kuliah masih remang-remang calon maba apa itu IP or IPK hahaha.
Baik, IP itu singkatan dari Indeks Prestasi yang merupakan salah satu alat ukur prestasi di bidang akademik/pendidikan sobat di perguruan tinggi. Jenjangnya itu antara 0,00-4,00 makanya IP atau IPK paling tinggi itu 4,00. Kalo IPK itu singkatan dari Indeks Prestasi Kumulatif yang merupakan gabungan dari jumlah IP secara keseluruhan dibagi semester yang uda dijalanin. Misalnya nih kita dapat IP 3,6 semester 1 trus semster 2 dapat 3,5 nah tinggal jumlah tuh (3,6 + 3,5) / 2 semester = 3,55 berarti IPK sobat 3,55 gitu seterusnya sampe sobat ntar wisuda (paling cepat 8 semester untuk S1) berarti kumpulin tuh IP dari semster 1 sampe semester 8 dibagi 8 and itulah nanti yang jadi nilai akhir di Ijazah sobat.
keuntungan kalau kamu memilik IPK tinggi.
1. Gampang dapat Kerjaan
melamar menjadi PNS di instansi bergengsi, misalnya Bank Indonesia, Badan Pengawas Keuangan, dll
melamar pekerjaan dengan percepatan jalur karir, misalnya posisi Management Trainee di perusahaan top
Memangnya harus ya, seperti itu? Penting ya, dapat IPK Cumlaude ?
Bukan masalah penting atau nggak penting. Kelihatannya mahasiswa dengan IPK di atas atau di bawah 3 memang tidak berbeda di mata kalian saat ini. Kalian menghirup udara yang sama, makan juga sama-sama nggak kenyang kalau belum makan nasi, dan kalian sama-sama jomblo (mungkin). Tapi dengan memiliki IPK di atas 3, kalian sudah meringankan beberapa urusan yang akan kalian hadapi di kemudian hari. Jadi ini berhubungan dengan masa depan kalian.
Tapi kan, ada pendapat juga bahwa nilai bukan segalanya. Yang penting itu ilmunya. Soft skill juga.
Yup, ilmu dari materi kuliah dan juga soft skill memang menjadi pegangan yang penting bagi masa depan kalian. Namun, anggaplah IPK ini sebagai syarat paling ‘nggak penting’ yang harus bisa kalian capai. Jangan sampai kalian yang sudah memiliki kemampuan lebih dan luar biasa ini harus gagal bersaing hanya gara-gara syarat IPK yang ‘nggak penting’ itu tidak tercukupi. Itu sama saja seperti kalian harusnya bisa menang lomba lari, tapi didiskualifikasi hanya gara-gara nggak pakai sepatu. Konyol banget kan? dan untuk soft skill sendiri nanti gw hadirkan di Sesi kedua.
Jadi untuk apa IPK Cumlaude itu?
Pastinya ini berkaitan dengan hal-hal yang menjadikan IPK sebagai syarat.
#Cuplikankecil : Kedengarannya kejam dan tidak adil!
Seolah-olah buku yang dinilai dari sampulnya, sama juga kemampuan seseorang dilihat dari IPK-nya, padahal tidak selalu seperti itu. Kenyataannya juga masih banyak orang yang berhasil, tapi nilainya jeblok. Masih ada orang yang sukses meskipun akhirnya harus DO. Hei, mereka itu pengecualian. Memangnya kemampuanmu sama seperti mereka? Bukannya merendahkan, tapi bukankah lebih baik kalau bisa menjadi orang yang sukses tanpa mengesampingkan akademis? Ibarat ada jalan tol yg kalian bisa bayar dengan belajar dan kalian masih diberi kesempatan, kenapa harus terpaksa lewat pantura? #DontRainbutBeBright
2. Gampang dapetin Beasiswa
mengambil beasiswa di luar negri, lanjut ke jenjang lebih tinggi, dan khususnya selama kalian masih kuliah sendiri.
Kamu kuliah, kamu termasuk dalam 18% (kurang lebih) rakyat Indonesia usia 18-23 tahun yang beruntung bisa menikmati bangku di perguruan tinggi. Jumlahnya tidak sampai 4.5 juta saja mahasiswa itu. Maka renungkanlah nasib setengah (LEBIH) rakyat Indonesia lainnya yang Karena kamu itu mahasiswa, ada kata MAHA di depan siswa. Maha itu identik dengan tidak terbatas dan tidak pernah habis. Hanya di Indonesia yang menggunakan pola kata seperti ini. Kenapa? Karena ada sebuah harapan khusus bagi mahasiswa Indonesia untuk bisa memiliki karakter seorang MahaSiswa, seorang yang tidak pernah terbatas hasratnya untuk bisa menuntut ilmu.
Lantas bagaimana caranya mendapatkan IPK tinggi atau IPK Cum Laude????
1. Berdoa, Dekati Tuhanmu
2. Sejak awal kuliah usahakan HARUS bisa IP tinggi.
3. Kumpulin tugas tepat waktu.
4. “Hanya mahasiswa cerdas dan pekerja keras yang bisa mencapainya”
5. Aktif dikelas.
6. Selalu duduk ditempat duduk (Bagian) depan. Ingat nih sobat posisi menentukan prestasi. Terbukti nih dari aku (blogger) SD sampe sekarang uda mau tamat kuliah selalu duduk depan paling depan malah. Jangan takut duduk di kursi/bangku paling depan apalagi buat mahasiswa baru aduhh hari gini masih takut-takut??? uda ga zaman takut duduk depan. Berdasarkan survey kecil-kecilan yang kulakukan terhadap beberapa orang, sebagian besar diantaranya mengatakan kalo duduk dikursi paling depan itu "ngeri" n "menakutkan" karena takut entar ditanyai yang macem-macem trus ga tau jawab malu deh,.,.hadohh mahasiswa kok mikirnya begitu,,,capek deh,.,kapan pintarnya
7. Beberapa hari/sehari sebelum masuk kuliah, pelajari dan bahas tuh materi mata kuliah
8. sistem 3D (Dekati temanmu yang berprestasi ;Dekati Perpustakaan ; & Dekati Dosenmu : Kedekatan emosional mahasiswa dengan dosennya sangat mempengaruhi nilai )yang akan diperoleh.
9. Keaktifan di Kelas dan Kegiatan mata kuliah
only have nine ways, must to do. will you ignore it? This is simply about your turn.
wokey,, selesai sudah pembahasan si wejangan nomer wahid ini (seri pertama),
...........
Tapi, belum berhenti disini... masih ada sesi ke-2, yah disini. <-- (yo kui di klik, ojo ngetok ndesoni)
Source :
- http://www.kompasiana.com/juliancholse/mengejar-cumlaude-atau-mengejar-kelulusan_5513f6cf8133117d52bc61d3
- https://cucuharis.wordpress.com/2010/12/24/cum-laude/
- http://shantycr7.blogspot.com/2013/07/tips-cara-mendapatkan-ipk-tinggi-ipk.html
- http://www.vivimulya.com/2012/07/101-keuntungan-punya-ipk-tinggi.html
- http://www.hipwee.com/motivasi/setelah-lulus-kuliah-ini-yang-mungkin-kamu-sesali/
- http://blog.kampus.co.id/mengapa-harus-ipk-di-atas-3/
- http://refreandi.blogspot.com/2011/09/strategi-ampuh-dapatkan-ipk-cumlaude-di.html
- POLITEKNIK NEGERI BANDUNG








