Sitinggil, Jalan Dago Giri 90 (masuknya setelah Lawang Wangi)
Kesan yang homy banget adalah kesan yang ingin dimunculkan di tempat ini. Arsitekturnya juga keren, saya mengenali itu model “badak heuay” dimiliki oleh salah satu bagian bangunannya. Pemandangannya juga oke banget, sangat cocok menemani di saat ingin bersantai, mengobrol, mengerjakan tugas, atau mungkin sekadar membaca buku. Menunya cukup banyak, harga standar, namun jangan harap rasanya yang sangat enak, karena setidaknya hal itu sudah terbayar melalui “homy”-nya tempat ini. Selain itu, sayang sekali (sepenglihatan saya) tempatnya agak kecil, hanya ada dua meja dan kursi, serta tiga meja lesehan.












