Ingin Terapkan Smart Regency, Kabupaten Malang Punya Kendala
MALANGTODAY.NET - Ada sejumlah kendala yang harus dihadapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang jika ingin menerapkan Smart Regency. Faktor topografi Kabupaten Malang yang luas dan berbukit-bukit menjadi salah satu kendala utama. Selain itu, di sejumlah wilayah, jaringan internet juga masih sangat sulit. Baca Juga: Pembangunan Tol Mapan Berlanjut, Rumah Warga Digusur Dalam peluncuran Command Center Kabupaten Malang, Bupati Malang, Rendra Kresna mengatakan jika penerapan Smart Regency yang digagas Pemkab Malang jelas berbeda dengan di Kota Malang atau Kota Batu. "Banyak kendala dihadapi Kabupaten Malang untuk penerapan Smart Regency. Seperti internet, sejumlah wilayah di Kabupaten Malang ada yang belum kuat jaringan internetnya," ucap Rendra, Kamis (1/3). Rendra memberikan contoh, jika jaringan internet di Kota Malang jauh lebih stabil dan sudah merata, dibanding Kabupaten Malang yang memiliki wilayah yang sangat luas. "Beda sama Kota Malang, tidak ada satu daerah yang tidak ada sinyal. Kalau di Kabupaten Malang ada daerah yang sinyalnya GSM, geser sedikit mati, harus susah payah naik ke bukit untuk cari sinyal," celotehnya. Baca juga: Menguak ‘Good Friend’ Perusak Hubungan Ahok dan Veronica Namun, meski masih dihadapkan dengan sejumlah kendala, Rendra tetap optimis Kabupaten Malang dapat menerapkan Smart Regency. "Saya sudah termasuk generasi yang gagap teknologi, tapi digitalisasi saat ini harus kita terima untuk melayani masyarakat," pungkas Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur itu.
Source : https://malangtoday.net/malang-raya/kabupaten-malang/bupati-malang-rendra-kresna-saat-meluncurkan-command-center-kabupaten-malang/










