Outbond SMPN 3 Kota Serang Part3 Sungai. Pengalaman menarik ketika PPLK (Praktek Mengajar) di SMPN 3 Kota Serang adalah ketika mengikuti acara Outbondnya. Te...
seen from Hungary

seen from Malaysia
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from China
seen from Macao SAR China
seen from Germany
seen from Germany

seen from Germany
seen from China
seen from Pakistan
seen from United States

seen from China

seen from Russia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Belgium
seen from Germany
Outbond SMPN 3 Kota Serang Part3 Sungai. Pengalaman menarik ketika PPLK (Praktek Mengajar) di SMPN 3 Kota Serang adalah ketika mengikuti acara Outbondnya. Te...
Rayakan Kelulusan dengan Berbagi
"Walaupun tanpa lebel RSBI, SMP 3 Semarang mampu menorehkan prestasi Ujian Nasional yang membanggakan,” demikian Bu Roch Mulyati dalam sambutan acara pelepasan siswa kelas IX, Sabtu 2 Juni 2012 di Ball Room Hotel Gumaya. “Secara umum anak-anak mampu bersaing dengan mereka, bahkan hasil akhir menunjukkan rata-rata UN SMP 3 berada di atas dua sekolah berstatus RSBI di Kota Semarang,” lanjut Bu Roch disambut tepuk meriah hadirin.
Kebanggaan ini pantas dirayakan oleh seluruh warga SMP 3 karena selain mampu memelihara tradisi lulus 100%, prestasi anak-anak tahun ini lebih baik dari pada tahun lalu. Bahkan beberapa siswa mampu memperoleh nilai sempurna (10,00) pada beberapa mata pelajaran. Pada kesempatan tersebut Bu Roch membacakan nama-nama peraih nilai sempurna satu per satu.
Satu hal yang istimewa, tahun ini lulusan SMP 3 berbagi kebahagiaan dengan cara membagikan 239 bungkus nasi kepada anak-anak jalanan. Di samping itu, pada Minggu, 3 Juni akan mengadakan kunjungan ke panti asuhan. “Hal ini dilakukan sebagi ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah dilimpahkan kepada kita,” terang Bu Roch.
Sebagai akhir sambutan, Bu Roch berpesan kepada para siswa agar tetap menjadi siswa yang berprestasi, berbudi luhur, dan senantiasa menjaga nama baik SMP 3. Dengan acara pelepasan ini, Bu Roch menyerahkan kembali para siswa kepada orang tua. “Setelah 3 tahun anak-anak dititipkan kepada sekolah, sekarang kami kembalikan utuh. Bahkan pada awal masuk tampak masih kecil, sekarang besar dan gemuk, tanda kami merawat dengan baik,” pungkas Bu Roch disambut tawa dan gemuruh tepuk tangan hadirin.