Mengenal Lebih Jaun Sonny Muchlison, Kritikus Mode Ternama Indonesia
Oleh Izak Fransisco
Istilah "kritikus fesyen" sering sekali menciptakan ketegangan ataupun kekuatiran bagi semua orang. Terutama untuk mereka para desainer - desainer maupun mereka para fashionista. Hal ini tentunya membuat mereka takut akan seperti apa pendapat seorang kritikus mengenai koleksi ataupun tampilan mereka. Bisa saja mendapat kritikan baik maupun kritikan pedas. Karena tentunya pendapat seorang kritikus dapat menentukan seberapa bagusnya sebuah kolekesi ataupun penampilan seseorang.
Indonesia memiliki salah satu kritikus mode yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia terutama di kalangan selebriti tanah air. Ia adalah Sonny Muchlison. Berawal dari kegemarannya menggambar di buku akhirnya Sonny membayangkan dirinya untuk menjadi seorang desainer dan Ia pun masuk kuliah dan lulus dari jurusan desain tesktil pada tahun 1988-1989. Setelah lulus Ia menjadi seorang desainer dan akhirnya menjadi seorang kritikus mode ternama Indonesia. Baginya menjadi seorang kritikus mode bukan sekedar caci maki, tapi juga membutuhkan alasan yang kuat mengapa busana ini cocok ataupun tidak cocok.
Penasaran dengan sosok seorang yang sanggup membuat Anda maupun industri fesyen Indonesia ketakutan? mari kita mengenalnya lebih jauh. Saya berkesempatan mewawancarai Sonny dalam wawancara tertulis melalui Direct Message (DM) Instagram pada Rabu, 7 april 2021 yang lalu. Saya menanyakan beberapa pertanyaan seputar isu dunia fesyen terkini dan rahasia di balik industri fesyen yang penuh intrik.
Untuk yang pertama, saya menanyakan soal hal Apa yang mendorong Sonny untuk menjadi seorang kritikus fesyen. Jawaban sonny terkesan simple tapi mendalam. Sonny berpendapat bahwa terdapat ketimpangan dan gap antara mereka yang tahu fesyen dan mereka yang tidak tahu. Menurutnya Tak banyak orang yang paham tentang fesyen tapi sudah berani memberikan contoh yang salah. Intinya Ia hanya ingin meluruskan pandangan orang tentang fesyen yang tak sekedar jadi bahan permianan. Baginya fesyen itu adalah sesuatu yang harus dari hati dan tak main-main.
Selanjutanya saya bertanya soal cara Sonny mengkritik. Sonny menjawab : adalah dengan menunjukan letak kesalahan fesyennya dimana dan kemudian memberikan pembenahan serta pemahaman dan sekaligus solusi. Sonny juga menambahkan bahwa ia mengkritik berdasar pada kompetensi, referensi, juga literasi yang sudah ia bekali untuk dirinya sendiri ditambah pengalamnanya yang semakin memantapkan ia dalam hal tersebut. Jadi, katanya tak ada yang perlu disesali atau ditarik kembali jika ada kritik yang sudah terlanjur terpublikasikan. Karena semua sudah dilakukannya semua berdasar pada sistem yang ada.
Next, Saya bertanya soal acara fesyen apa yang sangat berkesan untuk Sonny. baginya semua acara fesyen sangat menarik dan masing-masing memiliki penilaian dan kriteria yang berbeda. Tentunya hal ini karena memang setiap acara fesyen memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri.
Pertanyaan selanjutnya, yaitu apakah status sebagagai kritikus mempengaruhi gaya berbusana Sonny? jawabnya pastinya, tentu saja. Karena apa yang Ia kenakan harus sesuai dengan apa yang diucapkan. Pastinya akan sangat lucu jika Sonny berbusana tidak sesuai dengan apa yang keluar dari mulutnya.
Berikutnya, Ditanya soal jika tidak menjadi seorang kritikus, kira-kira pekerjaan Sonny apa? jawabannya Ia ingin menjadi seorang philanthrophy. Sonny ingin hidup di alam bebas, Ia mungkin menjadi seorang petani. Terlihat bahwa Sonny sangat suka dengan Alam yang hijau dan tenang.
Terakhir Sonny memberikan nasihat untuk mereka yang ingin mengikuti jejaknya :
"tetap menjadi diri sendiri. Mungkin di awalnya akan sulit, tapi setelah kita menemukan jati diri kita sebenarnya, itu akan jadi kekuatan tersendiri untuk kita. Ingat! rumput tetangga akan selalu tampak lebih hijau".
Nah, Begitulah hasil wawancara saya Dengan sosok Sonny Muchlison, seorang desainer dan kritikus mode ternama Indonesia. Untuk kalian yang ingin menjadi seorang kritikus mode, yuk Belajar dari sosok Sonny Muchlison!!
Ternyata menjadi seorang kritikus mode itu menarik loh!!












