Kau tau apa yg paling menakutkan setelah dipaksa berpisah? Tetap mencari sosokmu, pada orang-orang yg bukan kamu..
seen from United Kingdom
seen from Singapore
seen from Germany

seen from China

seen from Singapore
seen from Italy
seen from Saudi Arabia
seen from China
seen from India

seen from Singapore
seen from China
seen from Belarus

seen from Singapore

seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from China
seen from Russia
Kau tau apa yg paling menakutkan setelah dipaksa berpisah? Tetap mencari sosokmu, pada orang-orang yg bukan kamu..
merdu
mungkin manusia pandai melagu merdu tentang cinta. tentang sosok. tentang sesuatu yang melekat padanya.
mungkin manusia pandai melagu merdu tentang cinta. tentang proses. tentang kisah manis yang muncul saat bersama.
namun mungkin manusia tidak pandai melagu merdu tentang cinta. tentang rintangan. tentang perselisihan yang datang di saat tidak terduga.
apakah laguku semerdu itu?
Bapak ~
Sejak lahir saya bukanlah seorang yang hidup dan bernaung di bawah kasih sayang seorang yang biasa orang lain sebut bapak. Jika orang lain punya seorang pahlawan yang selalu menjaganya dari hal hal jahat di luar sana. Aku? Aku punya ibu yang selalu memberikan seluruh kasih sayangnya untuk melindungiku dari segala bentuk ancaman serta hal tidak baik.
Hingga ketika remaja Allah hadirkan sosok ayah dari orang yang mamaku kenal dan ternyata masih punya hubungan keluarga dengan kami agak jauh. Dan akhirnya aku merasakan indahnya kehangatan dengan seorang bapak di rumah juga bonus seorang kakak perempuan nan baik hati. Ahh Allah memang selalu memberikan yang terbaik untuk hambanya.
Jika, kata orang lain seorang bapak adalah cinta pertama bagi anak perempuannya. Bagiku bapaak adalah sahabat hidup kami yang selalu ada untuk kami. Jika seorang anak perempuan biasanya lebih dekat dengan bapaknya baik itu sentuhan fisik maupun segala tingkah lakunya. Bagiku, seorang bapak adalah ia yang mampu kuhormati utama dibanding mama.
Yang perkataanya menjadi pedoman kami serta nasihatnya menjadi pegangan kami ketika ada masalah. Walaupun waktu bersama secara langsung begitu singkat tapi saya tidak pernah lupa berapa indahnya momen bersama yang selalu menyisakan kenangan bagi saya.
Saya bersyukur saat ini memiliki keluarga lengkap yang selalu ada di setiap saya merasa sendiri. Yang selalu punya cara untuk membuat saya bahagia dan tersenyum ketika kenyataan hidup tak seindah itu.
Beliau adalah seorang pekerja keras serta bertanggung jawab untuk keluarganya. Juga tidak pernah berhenti belajar.
Hingga saat ini saya hanya berdoa agar dimana pun dan sampai kapan pun mereka selalu dijaga olehNya serta selalu diberikan kesehatan hingga pertemuan nanti.
Kairo 22 Januari 2023
Mengenal Ibnu Sina (1/4)
Tumblr, bukan hanya platform untuk bersosial dan menjalin relasi dengan kawan-kawan tapi juga bisa dijadikan media menghimpun ikatan ilmu dari lingkaran-lingkaran pembelajaran yang diikuti. Be happy with this platform! :”)
Prakata dari Ustadzah Imas :
“Tepat waktu dalam mengerjakan sesuatu itu tidak akan membuat rugi justru akan meringankan urusan. Disisi Allah, jika kita menepati janji akan dipandang sebagai amanah. Juga melatih diri kita melakukan sesuatu tepat waktu.
Harus dipupuk sejak kecil untuk menghormati waktu hingga diberikan kemampuan Allah lebih baik. Sehingga tidak ada istilah kerjaan yang terbengkalai. Hasan Al Banna mengatakan berikanlah tugas kepada orang yang sibuk.
Orang yang santai akan leha-leha, dan terus menunda hingga batas waktu yang mepet, dan karena terburu buru menjadi asal jadi tidak mempertimbangkan kualitas, atau bahkan tidak terealisasikan
Ketika kehadiran di kelas abai, maka ketika penugasan pun juga abai. Padahal penugasan itu tenggat waktunya lama. Sikap hidup kita menghargai waktu harus dijadikan kebiasaan. Biarpun orang lain tidak menghargai waktu, diri kita harus! Itu berarti kita mengikuti Allah tentang ketepatan waktu yang selalu Ia tepati
Percayalah ketika kita melakukan kebaikan, Allah akan berikan kehidupan yang lebih baik
Coba selalu untuk memperbaiki diri”
Mari Mengenal Ibnu Sina lebih dalam..
Ibnu Sina lahir di daerah yang sekarang menjadi bagian dari negara Uzbekistan. Ayahnya bernama Abdullah.
Ibnu Sina ialah sosok pembelajar yang haus ilmu. Beliau suka bergaul dan berguru kepada orang-orang yang memiliki keilmuan luas. Bahkan beliau rela untuk belajar di hiruk-pikuk pasar bersama seorang tukang sayur yang handal dalam bidang Aritmatika.
Tak hanya itu, ketika remaja juga sudah membaca buku kajian metafisik yang ditulis oleh Aristoteles. Kemudian pada usia 16 tahun mulai mempelajari tentang Kedokteran. Dan sejak usia 10 tahun pun beliau sudah menghafal Al Quran, syair dalam sastra arab, sekaligus juga dimasa remajanya membaca ulasan dari buku metafisika Aristoteles yang ditulis oleh Al Farabi.
Tak hanya belajar Kedokteran, namun beliau juga terjun langsung mengunjungi rumah di desa-desa untuk melakukan pengobatan dan juga menjadi pengajar bagi anak-anak di sekitarnya.
Lalu di usia 20 tahun sudah menguasai cabang ilmu yang ada pada saat itu. Fiqh, Tafsir, Tasawuf, Ushuluddin, Ilmu Alam, termasuk juga Ilmu Logika, Politik hingga Filsafat
Masya Allah Tabarakallah :”))
Saya masih belum berani memperkenalkan perempuan kepada Ibu.
Karena setiap kali berbicara tentang perempuan di hadapannya, Ibu selalu terdiam seperti cemburu dan ketakutan.
Mungkin wajar saja jika Ibu bersikap seperti itu. Ibu mana yang rela melepaskan anaknya jika dikemudian hari anaknya sedang terjatuh, namun ditinggalkan oleh perempuan yang menurutnya sangat baik.
Maka dari itu. Ibu lebih tahu bagaimana cara menilai namu tidak berkomentar, mencintai namun tidak harus menyampaikan.
Kalimat diatas berlaku juga untuk seorang Bapak yang selalu menjaga anak perempuannya dari serangan serigala.
Untuk saudaraku yang sudah ditinggalkan oleh salah satu atau kedua orang tuanya. Sungguh, kalian adalah orang hebat karena mampu tegar menjalankan hidup sampai saat ini dengan baik.
Karena bukti cinta anak kepada kedua orang tua adalah selalu mendoakan nya setelah melaksanakan kewajiban kepada Tuhan (ALLAH SWT).
[Tulisan ini telah ditulis ulang oleh penulis (Asep Saepullah), dan ada penambahan dari setiap kalimatnya. Oktober-Desember 2020]
Karena dididik dengan keras oleh Ayah, wajar bukan jika hati tertambat oleh sosok meneduhkan dengan tutur kata ramah, perilaku yang penuh kasih sayang juga senyuman penuh makna terhadap sesama?
jangan salahkan jika aku memiliki rasa terhadap sosok dengan sifat dan perilaku yang sama
Sukoharjo, 22 Februari 2021
Bilamana ku kan menjumpa sosok pelengkap jiwa ini? Apa benar sejatinya kita hanya sedang menunggu saja tanpa persiapan? Jika begitu kita tak akan layak baginya.
Pikirkan lagi