Jika aku dan kamu sama dimana letak keindahan Tuhan
Jika aku dan kamu sama Takdir seakan cadaan belaka
Kita berbeda bukan membedakan
Maka biarkan aku adalah aku
Dan kamu adalah dirimu
Karena Tuhan hadir dalam perbedaan
Rindu tak bertuan||30 Nov,2020
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from India
seen from Hong Kong SAR China
seen from Netherlands

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Denmark

seen from South Korea

seen from Malaysia
seen from Hong Kong SAR China

seen from Australia

seen from United States

seen from Kazakhstan
seen from Belgium

seen from Malaysia
seen from China

seen from United States

seen from United States
Jika aku dan kamu sama dimana letak keindahan Tuhan
Jika aku dan kamu sama Takdir seakan cadaan belaka
Kita berbeda bukan membedakan
Maka biarkan aku adalah aku
Dan kamu adalah dirimu
Karena Tuhan hadir dalam perbedaan
Rindu tak bertuan||30 Nov,2020
. Badai pasti berlalu, Teluk Palu . #natural #landscape #sunrise #solarflare #aftertherain #ebbtide #cloudy #palubangkit #telukpalu #palu #sulteng #centralsulawesi #iphoneonly #snapseed #iphonography #iphonesia (at Teluk Palu , Talise) https://www.instagram.com/p/BpLahxwALc2/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=tkh1axhgkber
Tenang aku tak akan mengganggu lagi
Kamu bebas mencari apalagi mendekati
Tapi bukan berarti semua harus kamu miliki
Dengan modal perasaan bahwa yang mencintai tak akan pergi walau kamu sedang mengumbar hati ,
Saat kamu menemukan yang pasti
Dan kamu telah meraih mimpi-mimpi
Pastikan kamu telah dewasa dalam memilih
Tentunya Satu yang pasti bukan satu kamu ajak pergi dan yang lain kamu suruh menanti lalu berbohong lagi dengan menampakkan kesalahan orang lain untuk menutupi kesalah diri
Dipenghujung sore| 25 November 2020
Pada akhirnya kita berpisah
aku terjatuh dan kau tetap tumbuh dengan bunga yang baru
Apa pedulimu ,aku mengadah melihatmu kau melirik serbuk baru
Kita memang masih berdampingan namun,aku hanya sebatas bunga layu menghiasi taman.__rindu-tak-bertuan
Aku menghilang bukan karena tak ada cinta
Bahkan aku diam karena telah lelah mendongengkan dilema
Tanpa kabar adalah cara untuk memastikan betapa aku sadar diri sebagai wanita yang memuja bukan dipuja
Bukan tak ingin bersusah payah dengan rintangan tapi ribuan wanita disana lebih mampu memberikan kepuasan untuk mata
Bukan pula merendahkan diri ataupun tak bersyukur jadi diri sendiri tapi sejatinya kau menyebut nama yang sederhana tentunya itu bukan nama yang aku punya__rindu-tak-bertuan
Aku menghilang bukan karena tak ada cinta
Bahkan aku diam karena telah lelah mendongengkan dilema
Tanpa kabar adalah cara untuk memastikan betapa aku sadar diri sebagai wanita yang memuja bukan dipuja
Bukan tak ingin bersusah payah dengan rintangan tapi ribuan wanita disana lebih mampu memberikan kepuasan untuk mata
Bukan pula merendahkan diri ataupun tak bersyukur jadi diri sendiri tapi sejatinya kau menyebut nama yang sederhana tentunya itu bukan nama yang aku punya ___
Rindu tak bertuan
Laut pandai mengajakku bercanda
Melupakan penat yang tersisa
Walau aku masih bertanya-tanya
Kemana nian rinduku bermuara---Setelah setahun kutitipkan pada ombak perantauan
Rinduku kini tak bertuan
Menanti dimuara duka yang membuatku kesepian---sekarang aku hanya perlu berusaha
Mengubah cinta jadi doa walau tak berharap semuanya jadi nyata tapi kuharap maha pencipta menenangkan dada yang meronta ingin berjumpa. ____rindu-tak-bertuan
Rasa yang Berbeda
Hallo di sini Karimah,
Ini cerita yang biasa saja hanya saja cukup membuat saya terkejut dan merasa kesal, Gogos a.k.a lalampa adalah salah satu kue atau jajanan yang sering kita dapati di pasar Banggai. Yang kuketahui bahwa makanan ini selalu memberi rasa menyenangkan dan kenyang dalam perut, sebab asap bara dari arang salah satu ciri khasnya, yang selalu mengugah selera. Jangan lupa, perpaduan rasa anatara asin, gurih, pedas (sedikit) beuh enak sekali.
Hanya saja beberapa hari lalu, saya membeli dengan perasaan tidak sabar untuk mengganjal perut sebelum tarwih, satu gigitan oke masih aman walaupun rasa gurih, asin, pedas tidak saya dapati 100% dalam mulut, lagi mencari kesenangan didalam mulut, mana nih rasa yang kuinginkan? Tidak ada sama sekali, yang ada hanya perpaduan manis dan pedas (sedikit).
Apalah ini plis, aku yang biasanya makan bisa empat atau lebih tiba-tiba harus berhenti hanya karena rasa yang aneh. Tidak-tidak mengapa jika diberi gula unntuk kelengkapan bumbu, tapi plis duh! Jangan sampai rasa manis itu mendominasi hingga asin dan gurihnya hilang, entah ke mana dua rasa itu pergi.
Selesai makan, masuk ke kamar tidak butuh waktu lama, langsung kepikiran. Saya merasa, bahwa rasa Gogos atau Lalampa itu dikhiantai, dilecehkan, dan berakhirlah kesal sendiri. Kayak ya sudahlah, biarkanlah kue Tetu a.k.a Lampu-Lampu a.k. Kapal-Kapal yang manisnya luar biasa memanjkan lidah, tidak perlu mengajak Gogos plis. Ciri khasnya gogos itu memang asin gurih pedas (sedikit), cukup!
Biarkanlah jika pembelinya ingin memberi rasa manis pada Gogos, itu menjadi urusannya dengan menambahkan kecap ABC sambil dicocol atau gula atau apalah.
Oke, sekian btw ini ungkapan pribadi, kalau ada yang berpendapat lain, it’s oky tidak maslah.
Salam Karimah.
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau penanganan darurat pascagempa berkekuatan magnitudo 5,8 yang mengguncang Kabupaten Poso,
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau penanganan darurat pascagempa berkekuatan magnitudo 5,8 yang mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu (17/8).
Kunjungan pada Jumat (22/8) itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus memberi dukungan moril kepada masyarakat terdampak.
Didampingi Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, Wapres meninjau SDN 1 Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, yang rusak akibat gempa. Ia juga mengunjungi Sekolah Dasar Darurat di Lapangan Sepak Bola Desa Tangkura serta berdialog dengan murid dan warga di pos pengungsian BNPB.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden menyaksikan penyerahan bantuan berupa 30 paket peralatan sekolah dan 15 paket sembako untuk penyintas. Agenda berlanjut ke RSUD Poso, di mana Wapres menjenguk korban luka serta memberikan dukungan moril kepada pasien dan keluarga.