Kerja keras itu ya beneran kerja dengan sungguh-sungguh, jatuh bangun, bangun jatuh, bangun lagi. Ya kalau kerja ala kadarnya sepertinya bukan dinamai kerja keras tetapi kerja malas.

seen from United States

seen from United States

seen from China
seen from United States
seen from China
seen from China

seen from United States

seen from United States
seen from Argentina
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Spain
seen from United States
seen from United States

seen from China

seen from United States

seen from United States
seen from Finland
Kerja keras itu ya beneran kerja dengan sungguh-sungguh, jatuh bangun, bangun jatuh, bangun lagi. Ya kalau kerja ala kadarnya sepertinya bukan dinamai kerja keras tetapi kerja malas.
Dear kamu (lelaki) yang sedang berpacaran
Jangan sampai hubungan kalian tak diketahui oleh kedua orang tuamu. Baik orang tua dari laki-laki pun juga orang tua perempuan.
Jikalau kamu memang benar-benar bersungguh-sungguh untuk menginjak ke jenjang yang di sunnah kan agama. Sebaiknya jangan pernah bermain-main dengan perasaan wanita.
Jangan terlalu lama menjalani hubungan. Jika sudah mampu memenuhi syarat agama yang sudah ditentukan, Jika sudah mampu untuk menafkahi orang yang ingin kau pinang, jika suah mampu beristiqomah menjalani ibadah dan menjalankan perintah lain dari Tuhan, dan jika sudah benar-benar yakin dengan sorotan kehidupan dimasa depan. Janganlah menunda-nunda lagi untuk menjalankan ibadah sunnah. Ya, nikah.
Kenapa nikah? Karena memang itu sebaik-baiknya menjalin hubungan antara dua insan antara laki-laki dan perempuan.
Terlebih kedua orang kalian sangat ketakutan jika kalian terlalu lama menjalani hubungan yang disebut pacaran. Orang tua khawatir, mereka tak mau terus-menerus berprasangka buruk.
Dan yang paling di takut kedua orang tua.
Mereka ingin menjaga fitnah hubungan kalian
Karena yang singgah belum tentu sungguh, dan yang sungguh tidak asal singgah
Begitu kata semesta
Aku ingin kamu sungguh. Bukan hanya kamu singgah. Lampion~ Wwwkw
tidak ada yang meninggalkan atau ditinggalkan, karena sebenarnya memang tidak ada yang benar-benar tinggal
Bekerja
Bekerjalah layaknya beribadah, penuh keikhlasan penuh kesungguhan. Karna darinya tumbuh sakinah, karna darinya bermekaran berkah
Kudu Teteg
Sepertinya sudah lama tidak mendengar kata teteg, kemudian jadi ingat salah satu pitutur jawa yang sarat makna.
tatag teteg tutug Tatag bermakna 'tidak punya rasa khawatir', 'tabah' . Teteg bermakna 'kukuh', kuat hati'. Terakhir tutug yang maknanya 'sampai akhir' makanya sering mendengar kata-kata mbok ditutugke artinya 'ayo dikerjakan sampai akhir. Ketiganya saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Nek tatag, teteg, bakal tutug. Sebenarnya pitutur ini berlaku universal, bergantung konteks yang menyertai. Bukankah teks selalu diikuti dengan konteks, bergantung dengan tujuan sosialnya (lah, sampai sini pula jadinya). Jadi nyambung juga ke triloginya bang Fuadi di negeri 5 menara, man Jadda wajada, man shabara zhafira, man saara ala darbi washala siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil, siapa yang bersabar akan beruntung, dan siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai). Kuncinya 3, _sungguh-sungguh, sabar, Istiqomah di jalan-Nya.
Kenapa Do'a kita belum dikabulkan ?
Bisa jadi kita tidak bersungguh-sungguh dalam berdo'a
Ada kisah kisah menarik dari Kitab La Tahzan
Jangan lupa tinggalkan jejakmu Like, Komen dan Subscribe
Terimakasih