Dalam Sunyi
terkadang aku sangat nyaman dengan keadaan seperti ini, aku selalu merindukan ini, rasanya aku sudah lama sekali tak mengunjungi keadaan ini, saat saat seperti ini,
waktu dimana hanya tinggal aku sendiri yang masih membuka mata, dengan harapan aku dapat pula membuka hati dan jiwa yang mungkin sudah mulai tertutup cahayanya oleh segala tingkah tingkah kotor yang tanpa kusadari selalu berulang-ulang kujalani. karena sejatinya setiap hati dan jiwa manusia selalu bersih apabila ia dapat memberikan kontrol penuh akan dirinya tanpa harus peduli terhadap hasutan hasutan setan yang selalu ada bersama dengannya.
waktu seperti ini, dimana aku benar-benar sendiri dalam sunyi, saat dimana pikiranku pun bisa berjalan kemana saja, bahkan mulai berlari kecil dari kejadian satu menuju kejadian yang lain, mimpi yang satu ke mimpi mimpi yang lain, serta segala rencana-rencana dari plan A,B,C, sampai Z.
terkadang aku berpikir, mungkin ini salah satu kenikmatan yang mungkin tidak semua orang dapat menikmatinya,
mungkin ini pula mengapa ibadah sholat dan dzikir diwaktu seperti ini sangat dianjurkan oleh junjungan kita Rasulullah Muhammad untuk kita semua umatnya. mungkin saja kita dapat memanfaatkan kesunyian seperti ini untuk mendapatkan fokus, dan tentunya mendapatkan keintiman komunikasi denganNya yang maha Agung. dengan segala cerita-cerita kehidupan kita, atau, hanya sekedar untuk introspeksi diri, dan sekedar untuk menemukan ide-ide baru yang sangat kita butuhkan untuk menjalankan kehidupan sekarang.
rasanya hati ini ingin sekali berteriak, dan menumpahkan segala cerita yang ada, segera memecahkan kesunyian yang ada saat ini.
yaa, dalam sunyi tengah malam ini, aku akan datang lagi nanti, semoga dalam keadaan yang lebih baik lagi, dan tentunya dengan keintiman cerita yang lebih dalam kepada Sang Maha Indah.
Bandung, 02.24 20/8/2016 feriqmuhammad










