Most people would call this sushi but it's actually sashimi 刺身 which literally means "pierced flesh" which refers to the raw meat of the dish. Sushi 寿司 actually means "sour rice" which refers to the base of the base of the dish such as inari sushi or maki sushi. I enjoyed this maguro sashimi マグロの刺身 at Sushi Hiro located in Beachwalk Mall.
Even though we had lived in Tanjung Duren for over two years, we had never tried Sushi Hiro even though we had talked about it so many times. We had finally gotten the chance last week and really enjoyed it. This is their signature dish, the sushi ladder.
Sushi Hiro: The best sushi place in J-Town! [#ReviewAmatir]
Sushi! Not my kind of food, bahkan gue gak suka banget sama sushi (pada awalnya). Pertama kali cobain sushi adalah saat gue diundang dalam blogger gathering di Hotel Ambhara dulu. Dalam gigitan pertama, gue langsung turn-off banget sama sushi. Mungkin lidah gue gak cocok sama makanan kayak gini or it’s just because the chef behind it.
Baca juga: Dapur Pelangi - Hotel Ambhara: 5 Ala carte menu and their All-You-Can-Eat Breakfasting menu review
Semenjak saat itu, gue ogah kalo diajak makan sushi. Tapi gak lama setelah brunch di hari minggu yang lalu, teman-teman gue mengajak untuk mampir ke Sushi Hiro di Senopati yang merupakan cabang baru mereka. Dan entah kenapa, gue mau aja ikut padahal udah tau itu tempat makan sushi. Gak pakai ribet, kami pun jadi mampir ke Sushi Hiro.
Kami janjian jam 5 di Sushi Hiro. Gue dan teman kampus gue datang tepat waktu dan hadir duluan. Namun ternyata, restorannya masih tutup. Mereka baru buka lagi jam 6 sore atau tepatnya saat maghrib. Jadi di restoran ini berlaku beberapa jam buka, jadi ada shift-nya gitu deh. Kita nunggu sekitar sejam sambil kena gerimis waktu itu.
Setelah buka, kami langsung masuk ke dalam. Walaupun belum antri, tetap saja kita harus konfirmasi berapa banyak orang yang akan makan disini, demi menghindari kurangnya meja untuk pelanggan yang lain. Ternyata restoran ini selalu ramai dengan pengunjung. Tak lama setelah kami dapat tempat pun pengunjung lainnya mulai berdatangan hingga restoran pun penuh dalam waktu yang cukup singkat.
Pertama kali masuk, gue udah jatuh cinta sama interiornya. Dengan suasana khas Jepang yang kental, dan juga furnitur-furnitur di dalamnya begitu cantik. Sampai piring dan gelasnya pun gue naksir.
Oh iya, kami dapat tempat di lantai atas karena cukup untuk kami yang datang rombongan, bahkan kursinya pun kurang sodara-sodara. Lantai atas itu tempat paling nyaman menurut gue, karena terasa lebih private dan juga tempatnya yang cantik. Hanya ada 2 meja besar yang tersedia di lantai atas ini. Dan juga di langit-langitnya dihias dengan ornamen dari kertas berbentuk bunga yang terlihat sangat cantik ketika lampu dinyalakan.
Dan inilah Sushi Stairs dari Sushi Hiro yang terkenal itu! Untuk dapat yang ini, kalian bisa request kepada pelayan disini. Tinggal pilih sushi apa saja yang mau kalian pesan, namun hanya tersedia untuk beberapa menu sushi saja, karena ada beberapa sushi yang tidak bisa dipakaikan tangga seperti ini, namun gue lupa mengapa.
Ada juga Sushi House yang sama-sama terkenal sebagai ciri khas Sushi Hiro. Kalian juga bisa request dengan pelayan disini. Oh iya, pilihan menu sushi yang bisa ditaruh di tangga dan rumah-rumahan ini bisa digabung dengan beberapa menu sushi ya, jadi gak harus satu jenis menu saja.
Rasanya lumayan enak. Cheese-nya agak melted di lidah. Kenapa agak? Soalnya udah keburu dingin karena kelamaan buat difoto-foto dulu. Untuk yang suka keju, boleh dicoba untuk Aburi Salmon Cheese-nya nih.
» Tamago // 15K/pcs
Rasanya standar gak begitu nagih untuk yang satu ini. Mungkin kalian bisa coba yang cheese-nya supaya lebih berasa, tapi gue belum coba yang dengan cheese.
» Chuka Idako Gunakan // 25K/2 pcs
Rasanya lumayan enak, khususnya untuk guritanya. Guritanya lembut dan gurih saat dikunyah di lidah.
» Shiok Maki // 130K/8 pcs
This is my favorite dish! Kombinasi dari unagi panggang dengan salmon yang dibakar. Tapi yang membuat sushi ini super duper enak dan nagih adalah sausnya. Setelah mencicipi menu yang satu ini, gue langsung jatuh cinta dengan sushi. Gak heran pas menu yang satu ini selesai difoto, teman-teman gue langsung rebutan buat dapetin sushi yang satu ini. Tapi sushi lainnya pun kalau ditambahkan saus yang sama, gue rasa juga bakal tetap enak.
» Gyoza // 35K/5 pcs
Gyoza adalah pangsit khas Jepang. Gyoza-nya cukup lembut dan rasanya juga lumayan enak.
» Edamame // 15K
Untuk cemilan disini bisa coba edamame-nya. But this is not my kind of snacks.
» Chawan Mushi // 25K
Chawan Mushi bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya adalah kukus mangkuk. Makanan ini dibuat dari campuran telur ayam dan dashi yang dikukus dalam mangkuk. Untuk makanan pembuka, boleh cobain Chawan Mushi ini. Kuahnya agak kental dan rasanya pun lumayan sedap.
Dan karena tempatnya yang cantik, setiap sudut dari restoran ini pun cocok sekali untuk dijadikan spot OOTD. Contohnya seperti foto gue yang satu ini, diambil di lantai atas dengan background ornamen kertas yang menggantung di langit-langit.
Pintu masuknya pun cukup menarik dengan nuansa putihnya. Baik malam maupun siang, spot ini tetap terlihat cantik untuk dijadikan spot foto.
Overall, Sushi Hiro cabang Senopati berhasil merubah pandangan gue tentang sushi. Tempat inilah yang membuat gue jatuh cinta dengan sushi. Untuk masalah harga, masih sangat reasonable untuk sushi yang cukup nikmat dan tempatnya yang cantik. I totally recommend this place untuk kalian yang baru mau coba ataupun ingin makan sushi.
Sushi Hiro Senopati
Jl. Suryo No. 24, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: (021) 72800108
Operating Hours:
Monday – Sunday from 11.00 – 14.00, 18.00 – 22.00
Price Range: Rp 15.000,- – Rp 200.000,-
Instagram
Jangan lupa ikuti terus kegiatan Anak Hedon di sosial media ya! Banyak info event, kafe, restoran dan fashion yang gak ada di blog ini lho.