Melihat Alloh
Kuatkah kamu melihat matahari??? Sebenarnya tak usah melihat mataharipun kita sudah terlingkupi oleh cahayanya, dan itu sudah cukup untuk menerangi kehidupan kita di siang hari..
Melihat matahari secara langsung sangatlah silau, mata kita tidak akan kuat melihatnya…
Tapi mataharipun memang bisa dilihat…
Kalau kamu meyakini adanya matahari tanpa pernah melihat matahari itu sendiri itu adalah tingkat kepercayaaan yang paling rendah ,yakin ( katanya,ceunah, ,ceuk batur)
kalau kamu meyakini adanya matahari karena kamu telah melihatnya sendiri dan merasakan sinarnya itu namanya haqqul yakin(yakin seyakin yakinnya) karena telah menyaksikan sendiri
Begitupun juga dengan Alloh, Tanpa melihatnya kita sudah terlingkupi oleh cahayanya Tapi Alloh sendiri bisa dilihat, karena dialah yang Maha Nyata, Maha Wujud, Maha Ada, dialah zat wajibul wujud.. Memang Alloh itu ghaib, tapi tidak ghaib2 amat.. La maujuda illalloh
Dan hanya bisa dilihat oleh mata bashiroh, oleh orang2 yang telah mengenali dirinya..
aku bersaksi tiada Tuhan selain Alloh dan aku bersaksi nabi Muhammad utusan Alloh Kamu tahu artinya bersaksi?? Artinya menyaksikan!!!! Persaksian yang nyataaa dengan menyaksikan Alloh dan menyaksikan nabi Muhammad , akhirnya kita menjadi haqqul yakin (yakin se yakinnya) dengan sahadat kita.. Inilah sahadat yang sesungguhnya, inilah sahadat sejati.. Inilah persaksisan yang nyata.. Inilah bukti kalau kamu islam yang haq, islam sebenar benarnya islam…
Dan Allohpun tidak serupa dengan apapun, laisa kamislihi saiun…
Tidak ada kata yang mampu mendeskripsikannya… Tiada keindahan yang mampu menandinginya.. Alloh melingkupi segala sesuatunya.. Kemana mata memandang disana wajahnya.. Alloh tidak ada di atas langit dan di bawah bumi, tapi ada di hati orang2 yang beriman…
Jika ingin melihat Alloh, kenalilah dirimu… Man arafa nafsahu faqad arafa rabbahu.. Barangsiapa mengenal dirinya ,maka akan mengenal Tuhannya Al insani sirri wa ana sirruhu… Manusia itu rahasiaku dan Aku adalah rahasianya.. Awaludin makrifatulloh.. Awal beragama adalah mengenal Alloh.. Islam itu bukan hanya syariat…. Islam itu kesatuan dari syariat, hakekat,tarekat,makrifat, semua menjadi satu tidak bisa dipisahkan Seperti garam dan asinnya ketika sudah dicicipi di lidah.. Ibaratkan buah mangga
Syariat itu kulit mangganya
Tarekat itu cara mengupas kulitnya
Hakekat itu isi buahnya
Makrifat itu mangga setelah dikuliti diambil buahnya lalu di makan dan terasa manisnya….
Alloh akan menunjukan cahanyanya kepada siapapun yang ia kehendaki, tidak peduli ia baik atau jahat.. Alloh akan memperkenalkan dirinya kepada siapa saja yang ia kehendaki… Tidak pedulia usia, tua dan muda sama saja…
iblis juga sudah melihat alloh jaman dulu… Tapi dia memilih jalan yang lain… Disanalah letak keseimbangan hidup ini ada positif dan negatif keduanya saling melengkapi
Tulisan ini akan menemukan pembacanya dengan sendirinya, tidak ada sesuatu yang kebetulan... Kalau kamu saat ini sedang membaca tulisan ini, mungkin kamu termasuk orang2 yang akan mengenal jati dirinya dan otomatis mengenal siapa tuhannya.. Saya perkirakan orang-orang seperti itu hanya ada 10% dari populasi dunia yg sekitar 7.6 M jiwa saat ini, walaupun hanya sedikit tapi merekalah yang akan membawa banyak perubahan besar pada kehidupan ini, merekalah para penyeimbang dunia,para agen rahasia dari Alloh untuk menjaga dunia ini agar tetap seimbang, merekalah rahmatan lil alamin ..
Tulisan ini saya dedikasikan buat para pencari Tuhan.. Buat para pencari jati diri.. Pencari islam yang sebenarnya islam,buat para pemikir, buat siapapun yang mencari kebenaran, semoga kalian mendapat hikmah, jangan berhenti berjuang teruslah mencari kebenaran itu
jika kalian sudah dapat apinya jangan sebarkan panasnya tapi sebarkanlah kehangatannya (rumi)
,
jika sudah mengenal sejatinya diri kalian , warnailah dunia ini …
Jika kalian sudah berada di puncak gunungnya jangan lupa berfoto-foto(bimobp)
Alloh adalah cinta sejati, cinta sesama manusia adalah cinta yang semu… Cinta manusia adalah turunan dari cintanya Alloh.. Pada hakekatnya semua cinta adalah milik alloh, ketika manusia mencintai manusia lainnya pada hakekatnya Allohlah yang mencintai dirinya sendiri…..










