Nyatanya bukan dirimu yang kurang usaha. Dia yang tak mau, yakin masih kau paksa?
ekolokasi

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from France
seen from China
seen from Kuwait

seen from France
seen from China
seen from United States
seen from China

seen from China
seen from United States
seen from China
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from China
seen from China
seen from Libya
seen from Russia

seen from United States

seen from Uzbekistan
Nyatanya bukan dirimu yang kurang usaha. Dia yang tak mau, yakin masih kau paksa?
ekolokasi
Terjadi
Begini, jika kamu adalah tipe orang yang mudah bergaul dan memiliki banyak teman yang menghargai atau tak menyukaimu, jangan puas sampai disitu. Ehem, ilusi pertemanan mungkin terletak pada intensitas pertemuan, yakni ketika kita didorong untuk terus menerus bertemu dan membicarakan hal yang sama berulang-ulang. Katanya, dengan kita melakukan hal itu, pertemanan akan awet hingga ajal menjemput. Namun seperti aku katakan tadi, itu hanya ilusi.
Sebutlah ada seorang yang memiliki banyak teman, berkepribadian baik dan murah senyum. Ia kemudian terilusi dan selalu bergaul dengan temannya tanpa mengasah kemampuan dan menghasilkan sesuatu di masa mudanya. Lalu, dia meninggal dunia. Semua temannya bersedih, kita semua tahu. Tapi itu bertahan hanya sampai 1 bulan, atau paling tidak bertahan sampai 3 bulan. Kehidupan terus berputar, kau yg mati akan diinjak oleh yg hidup. Apalagi jika kamu tak memiliki sedikitpun karya untuk dikenang. Itulah ilusi kehidupan. Percayalah, ketika kita mati, kita tak bisa menulis, tak bisa menggambar, tak bisa melakukan hal-hal yang kamu sesali semasa hidup