Tanah Bumbu, 22 Maret 2025
Dungeon ini pernah aku kunjungi sebelumnya, pada bulan Desember. Namun sayang, aku tidak sempat menuliskannya. Hanya sekedar ungkapan di "X" bahwa aku telah mencapai dungeon baru di sebelah timur laut.
Perjalanan dimulai ketika aku diberikan tugas untuk mendamaikan keadaan. Permasalahan terjadi ketika kedua belah pihak kukuh dengan pendirian. Akhirnya saya diutus untuk membawakan pesan serta mencoba untuk membuka ruang diskusi agar kondisi tidak semakin keos.
Senin pagi pukul empat dini hari aku berangkat dari Bandung menuju bandara Soekarno Hatta menggunakan travel. Jam delapan aku sudah berada di bandara, langsung menuju gerbang tiga menunggu pemberangkatan pesawat tujuan Banjarmasin. Pesawat berangkat pukul 9:30 sampai di Banjarmasin pukul 11. Satu jam tiga puluh menit.
Perjalanan ini masih belum berakhir. Butuh enam jam lagi menggunakan jalan darat untuk sampai di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Aku hendak menuju ke Angsana, sebuah daerah transit untuk beristirahat sejenak kemudian lanjut lagi ke tujuan yang diinginkan. Sebuah kawasan pertambangan yang dimiliki oleh perusahaan daerah yang dikelola oleh perusahaan kontraktor tambang yang cukup besar di Indonesia. Pukul 11 malam tiba di mess untuk istirahat.
Ini adalah misi yang belum matang. Sampai di sini aku masih bingung apa yang harus dilakukan. Perlahan masalah mulai terlihat dan solusi mulai tersusun.














