KADO UNTUK INDONESIA PELAUT MENANTANG MAUT, Kata itu sangat tepat untuk pelaut. Menjadi pelaut bukanlah hal yang mudah seperti yang mereka bayangkan. Jauh dari keluarga, ancaman selalu datang dari perompak laut, berlomba dengan badai dan menantang maut menerjang dengan ombak ombak ganas. Berbeda dengan korban penyanderaan Abusayyaf sebelumnya, kabar menyedihkan dialami ABK TB Charles, mereka terkesan diabaikan pemerintahanya. Mereka harus berjuang hidup dan mati sendirian, hanya ditemani doa doa keluarganya. Pada penyanderaan sebelumnya pemerintah Indonesia dengan lantang dan dengan percaya diri mengatakan berhasil membebaskan WNI yang disandera kelompok Abusayyaf tanpa mengeluarkan tebusan, hanya bermodalkan bincang bincang dan nama besar seseorang. Jika memang demikian kenapa hal itu tidak dilakukan kepada ABK TB Charles? Kenapa mereka terkesan lamban ditangani dan seolah diabaikan dengan dalih ini dan itu? Ini soal nyawa, hidup dan mati, semua alasan yang dilontarkan tidak akan berguna jika korban penyanderaan tewas! MENYEDIHKAN & TERHARU, Seorang ABK TB Charles An: Sofyan, salah satu korban yang diculik Abu Sayyaf dikabarkan telah melarikan diri dari kelompok penyandera Abusayyaf. Sofyan kabur dengan berlari melalui hutan belantara ke arah laut lalu menceburkan dirinya untuk berenang. Sofyan berenang di tengah kegelapan malam, kabur dengan berlari dan berenang di laut dalam kegelapan malam setelah diancam akan dipenggal. Sofyan ditemukan terdampar dan menyangkut dijaring para nelayan setempat dalam keadaan selamat. DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA! #HalloSamarinda #HalloSMR #TBCharles #Indonesia #Abusayyaf













