Sabtu, 5 Oktober 2019. Siang hingga sore hari saya dan pak kacab PKPU Human Initiative Maluku, Muhamad Ikbal Hulihulis, mengunjungi salah satu lokasi pengungsian masyarakat terdampak gempa bumi Maluku. Lokasi yg kita kunjungi adalah Desa Waai dan Desa Liang, Kec. Salahutu, Kab. Maluku Tengah. Lokasi yg kita kunjungi lumayan parah dan banyak tenda pengungsian. Bersama sama teman Human Initiative Volounteer Energy (HIVE), kita melakukan aktivitas penyaluran bantuan sosial kemanusiaan dan Psikososial (Trauma Healing). Masyarakat masih perlu dukungan dan bantuan sosial dari masyarakat luas. Masyarakat terdampak masih sangat trauma pasca kejadian gempa bumi. Apalagi ditambah lagi kejadian sebelumnya yg dialami masyarakat Lombok, Palu-Sigi-Donggala, dan Pandeglang-Banten. Walaupun Pemerintah Propinsi Maluku dan Kota Ambon, meminta untuk pulang ke rumah masing masing, masyarakat terdampak tetap saja bertahan di lokasi pengungsiaan. Kondisi ini tentu rawan dan rentan penyakit serta keamanan. Hasil pengamatan kita perlu pendekatan persuasif dari tokoh agama dan masyarakat untuk terlibat lamgsung menghimbau masyarakat untuk pulang ke rumah masing masing. Masih banyaknya info hoax yg beredar di jejaring medsos dan whatshapp juga menyebabkan masyarakat tidak mau pulang ke rumah. Himbauan pemerintah pusat juga belum mampu untuk hal itu. Kita berharap masyarakat terdampak gempa bumi di Maluku kembali hidup normal dan beraktivitas seperti biasa. Dukungan dan bantuan kita sangatlah penting bagi masa depan mereka untuk lebih baik. #team_np #humanitarianaid #humaninitiative #HumanInitiativeWorldwide #solusipeduli (di Negeri Liang) https://www.instagram.com/p/B3OzQveAvW6/?igshid=11csn47ll3nl9