Telaga Warna dan Telaga Pengilon
Telaga Warna masuk dalam wilayah kabupaten Wonosobo dan luas hutan wisata Telaga Warna sekitar 39Ha. Hutan wisata ini di kelola BKSDA (Badan Konserfasi Sumber Daya Alam).
Disini terdapat Dua Telaga dalam satu cekungan yaitu Telaga Warna dan Telaga Pengilon.Telaga Warna merupakan bekas kepunden gunung berapi ribuan tahun yang lalu yang membentuk sebuah caldera yang kemudian terisi oleh air hujan dan mata air sekitarnya.
Beberapa faktor yang menjadikanya kelihatan berwarna adalah karena adanya belerang/sulfur dan lumut yang ada di dasar telaga sehingga tatkala matahari bersinar menerpa air telaga membias dan seolah olah menjadi berwarna.
Legenda mengatakan bahwa dahulu Telaga Warna tersebut digunakan sebagai tempat mandi para bidadari.suatu hari ketika bidadari bidadari sedang mandi ternyata di ketahui oleh manusia kemudian mereka bergegas untuk ganti baju dan terbang ke kahyangan akan tetapi salah satu selendang dari bidadari terjatuh ke Telaga.Konon selendang itulah yang menyebabkan Telaga itu berwarna.
Telaga Pengilon.Pengilon yang dalam bahasa jawa berarti cermin, yaitu Telaga yang airnya jernih dan konon karena beningnya sering digunakan untuk bercermin dan bersolek para bidadari dari kahyangan.
Didalam hutan wisata Telaga Warna juga terdapat hutan yang memisahkan kedua telaga tersebut dan didalam hutan tersebut terdapat goa goa yang biasanya digunakan untuk meditasi diantaranya adalah goa sumur, goa semar dan goa jaran.