Dampak pandemi Corona atau Covid-19 memukul para perajin tembaga di Dukuh Tumang, Desa/Kecamatan Cepogo. Omzet menurun tajam hingga 50 persen dan perajin pun terancam kolaps. Salah satu perajin, Tri Yuanita (39) mengaku terpukul dengan adanya pandemi tersebut. Tak hanya penurunan omzet, namun perajin juga kesulitan untuk menagih sisa pembayaran barang yang sudah dipesan. “Misal, ada sisa pembayaran, ya molor belum terbayar karena kantor tutup. Omzet secara keseluruhan menurun hingga 50 persen,” ujarnya tanpa menyebut besaran nilainya. Bagaimana pendapat kawan smscom? Selengkapnya simak di bio @tumang_metal_art_handycraft @ars_art_industry @kecamatan_cepogo @boyolalikita @pemkab_boyolali #tembagatumang #tumang #cepogohits #CoronaVirus #Lawancorona #LawanCovid19 #kawansmscom (di Surakarta) https://www.instagram.com/p/B_EQIPBnAer/?igshid=vf5s9uqg0s8e











