Sahabat itu Saling Melengkapi Kekurangan Keanekaragaman karakter dan sifat manusia akan mudah kita kenali melalui jalan persahabatan. Sahabat yang apa adanya, yang menunjukkan sifat plus minus tanpa dibuat-buat memberi warna tersendiri dalam kehidupan ini. Kita bisa belajar dari mereka, belajar menghargai perbedaan budaya dan suku, belajar memberi pendapat, belajar mengeksplor potensi diri, belajar untuk menjaga kebersamaan, belajar saling memberi semangat di kala terjatuh. Ingat ya, saat mendapat sahabat yang baru, sahabat lama jangan dilupakan dong. Di manapun kaki ini berpijak kita merasakan koneksi yang hanya bisa dirasakan melalui ikatan persahabatan. Canda, tawa, buly, duka, bahagia, garing, sakit, sehat, merayakan keberhasilan yang diperoleh sahabat, hingga kadang marah-marahan gara-gara masalah kecil. Warna tersebut seumur hidup akan membatin di dalam hati, di masa depan kita akan tertawa puas mengingat kenangan hari ini. Satu sahabat yang kurang di bidang ini, sahabat lain menutupi kekurangan tersebut dengan kelebihan yang dimilikinya. Begitulah idealnya persahabatan, saling melengkapi kekurangan bukan mencari-cari kekurangan. Maha Besar Allah atas kuasanya yang memberi perbedaan ini. Beda pulau, beda kota, beda suku, beda tradisi, beda kebiasaan, beda karakter, beda lingkungan, beda warna kulit, beda cara menyerap ilmu, beda bahasa, bahkan beda tipe calon jodoh (baper). Semuanya perbedaan itu dipersatukan oleh jalinan persahabatan. Persahabatan yang didorong sikap kejujuran, saling memberi semangat, saling mengingatkan dan saling menasehati. Ingatlah, saat dirimu sukses di masa depan nanti. Kita pernah berkumpul makan di piring yang sama. Semoga Allah menjaga kalian di manapun berada. #30DWC #Squad7 #jilid8 #day4 #thelokals #kekinian #friends #together








