Di suatu pagi di meja makan.
D: Ma, Mba udah boleh nikah?
M: Boleh.
D: *Tidak puas, merasa tidak dipertahankan*
D: Kalau nanti mba dibawa pergi jauh?
M: Nggakpapa. Kan memang istri manut suami, mau kemanapun perginya. Ridho yang mbak kejar, udah pindah ke suami mbak.
M: Lagian kan udah ada video call..
D: Hm. (berkaca-kaca, tapi gengsi wk)
M: Kenapa nanya gitu?
D: Enggak papa. Kemarin ada yg nanyain.
M: Siapa?
D: Mbak xxx.
M: La mbak udah mau belum?
D: Belum.
M: Yaudah. Ndang dicuci piringnya.
Percakapan ini terlihat formal dan sebentar, tapi kalau durasi diperpanjang, sepertinya Depok akan tergenang air hujan.











